infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

OI dan Mura Tertinggi Pengguna Formalin dan Boraks

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sumsel menyatakan hampir 10 persen pemilik usaha dalam industri rumah tangga masih menggunakan formalin dan boraks sebagai pengawet makanan. Penggunaan pengawet tertinggi ditemukan pada kerupuk, mie dan bakso. Sedangkan temuan terbanyak di Ogan Ilir dan Musirawas.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel, Drs H Eppy Mirza mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan di lapangan. Temuan itu langsung ditindak lanjuti. Sebagai langkah awal, pihaknya sudah memanggil beberapa pemilik usaha untuk dilakukan pembinaan awal. Mereka sudah diberikan penjelasan agar mengganti pola kecurangan supaya konsumen tidak lagi dirugikan.

“Umumnya pemilik usaha banyak yang tidak tahu akan bahaya formalin dan boraks, selama ini mereka berpikir aman-aman saja,” kata Eppy Mirza kepada Sripo di ruang kerjanya. Usai dilakukan pembinaan diharapkan pemilik usaha segera melakukan perubahan. Bila tidak, Mereka terancam pidana kurungan selama lima tahun atau denda maksimal Rp 2 Miliar. Ini berdasarkan pelanggaran UU No 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen terhadap kandungan bahan-bahan berbahaya.

Temuan ini didapatkan setelah diadakan razia rutin petugas lapangan. Justru temuan itu paling banyak berasal dari Ogan Ilir dan Musirawas. “Setelah dicek dan diintrogasi, umumnya mereka berbuat karena faktor ketidaktahuan jadi bukan disengaja sehingga kita masih memberikan waktu agar pola  kecurangan diubah,” kata Eppy Mirza.

Ditambahkannya, temuan bakso, kerupuk dan mie berformalin setelah diperiksaan melalui badan POM Sumsel. Makanan yang dicurigai langsung dibawa sebagai sampel dan diperiksa hasilnya positif.

“Kami sudah menempatkan petugas khusus untuk memeriksa pemilik industri rumah tangga terkait kualitas produk yang dihasilkan nantinya,” kata Eppy.

Khusus di Palembang, lanjut Eppy, sejauh ini pihaknya belum menemukan kecurangan mencolok atau secara kasat mata tampak, terutama untuk jenis-jenis makanan dari industri rumah tangga. “Palembang masih aman, untuk kecurangan belum tampak mudah-mudahan tidak ada,” kata Eppy.

Agar kesalahan tidak terulang hingga menimbulkan korban jiwa, Eppy menghimbau agar konsumen lebih cerdas ketika akan memilih produk makanan. Ketika akan membeli dilihat dulu keutuhan kemasan pembungkus, teliti standar komposisi bahan makanan pada kemasan apakah mengandung bahan berbahaya. (sta/sripo)

166 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600143947


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.650

PERTAMAX TURBO
Rp21.200

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp23.500

DEX
Rp25.350

BRIGHT GAS 12 KG
Rp230.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

2 responses to “OI dan Mura Tertinggi Pengguna Formalin dan Boraks”

  1. Avatar daniel chavez moran

    Hello to every one, it’s genuinely a fastidious for me to pay a visit this web site, it includes valuable Information.

  2. Avatar tarot reading

    Whoa. That was a good read. I will digg this web-site for later.

    I like your style.

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca