Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops) Stasiun KA Kertapati Subdivisi Regional (Divre) III.1 Palembang Sitindaon Satar membenarkan, menjelang Lebaran dan arus balik, calo tiket KA di Stasiun Kertapati sudah sangat berkurang. Bahkan, dia meminta kepada masyarakat untuk tidak berpikir instan dengan membeli tiket kepada calo. ”Sebagian orang terkadang ingin cepat dan tidak ingin mengantre. Hal ini sering dimanfaatkan para calo untuk menawarkan tiket dengan harga yang cukup mahal,” ujar dia, Kamis kemarin (18/10).Dia menjelaskan, pihak stasiun juga sudah melakukan antisipasi terhadap calo yang masih berkeliaran. Misalkan, memasang spanduk untuk mengingatkan kepada masyarakat agar membeli tiket di tempat yang telah disiapkan. ”Kami juga memberlakukan sistem komputerisasi dan menjual tiket melalui agen-agen resmi. Jadi masyarakat yang tidak ingin antre bisa langsung membeli di tempat tersebut,” jelas dia. Pihak stasiun, juga bekerja sama dengan pihak kepolisian, sehingga calo tiket yang masih berkeliaran dapat langsung ditangkap.
Menurut Sitindaon, penumpang KA akan diberikan penghargaan bila berhasil membantu pihak kepolisian untuk menangkap calo.”Kita berikan reward kepada penumpang yang berhasil menangkap calo. Misalkan saja memperoleh karcis gratis. Hal ini penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang,” imbuh dia.
Sementara itu, meski terus mengalami peningkatan, lonjakan penumpang arus balik yang terjadi di Stasiun KA Kertapati Palembang hingga H+5 kemarin, dinilai masih belum mengalami lonjakan yang cukup berarti.
Pasalnya, dari target 93.000 lebih penumpang arus mudik tahun ini yang ditetapkan PT KAI, baru tercapai 60% dan belum melampaui jumlah penumpang arus mudik tahun kemarin. Sitindaon memperkirakan arus balik penumpang yang menggunakan jalur kereta api akan mengalami puncaknya pada Jumat, Sabtu, dan Minggu.
Wakil Kepala Stasiun KA Kertapati Edi Susilo mengatakan, dari 548 kursi yang tersedia, pihaknya berhasil menjual sekitar 800 lembar karcis. Dibandingkan arus balik tahun kemarin, Edi memprediksi, untuk tahun ini akan mengalami peningkatan jumlah penumpang secara bertahap hingga mencapai 3% per harinya.
“Namun, untuk hari ini (kemarin), belum terjadi lonjakan penumpang yang cukup berarti. Puncaknya diperkirakan akan terjadi pada H +5 hingga H+7 nanti,” ungkap Edi. (siera/sindo)


















Tinggalkan Balasan