Di tengah proses hukum kasus alih fungsi hutan bakau yang melibatkan mantan Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Syahrial Oesman, pemerintah provinsi justru telah mengantongi izin prinsip pembangunan Pelabuhan Samudra Tanjung Api-Api.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumsel Yohannes H Toruan mengatakan langkah selanjutnya adalah memilih konsultan. “Selama ini sudah ada 25 konsultan yang mencoba menawarkan diri,” ujar Yohannes di Palembang.
Dalam pelaksanaan pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-Api, katanya, tidak akan ada tender proyek. Yang dilakukan adalah sistem beauty contest. Pembangunan pelabuhan ini juga tidak menggunakan dana APBD dan APBN, tetapi menggunakan dana investor.
“Masak uang investor akan kita tenderkan. Ya tidaklah,” ujarnya. Menurut Yohanes, pada September 2009 konsultan yang ditunjuk sudah mendapatkan investor yang akan membangun fasilitas sehingga pada awal 2010 pembangunan satu paket pelabuhan dan jalan kereta api (double track) sudah bisa dilaksanakan.
‘’Gubernur Sumsel meminta pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-Api dipercepat, dan percepatan yang dilakukan sesuai dengan prosedur, transparan,’’ jelas Kepala Bappeda.***medi-indonesia










![[Haji 2026] Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-17651238078967579517144181915436.jpg)









Tinggalkan Balasan