infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Pengangguran di Sumsel Turun 10, 85 Persen

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Jumlah pengangguran di Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel per Agustus 2008 mencapai 280.657 orang. Mengalami penurunan 10,85 persen (34.157 orang) bila dibandingkan dengan tahun 2007 yang mencapai 314.814 orang.

Kepala Bidang (Kabid) Sosial BPS Sumsel, Dyah Anugrah Kuswardani MA,  mengemukakan hal itu, kepada wartawan, kemarin (4/2). Menurut dia, perhitungan yang dilakukan mengacu pada standar dunia yang dikeluarkan International Labour Organization (ILO).

Kata Dyah, menurut standar ILO, satu jam bekerja dalam sehari selama satu minggu berturut-turut sudah masuk kategori bekerja. “Kita mengacu pada standar itu. Jadi warga Sumsel yang sehari bekerja satu jam dan begitu terus pada hari – hari berikutnya selama seminggu artinya sudah dikatakan bekerja.”

Ia mengatakan, tahun 2008, terdapat 3.472.012 orang angkatan kerja.  Dibandingkan dengan tahun 2007 yang hanya 3.372.332 orang telah terjadi penambahan 99.680 orang angkatan kerja. Dikatakan, jumlah penduduk Sumsel yang bekerja tahun 2008 mencapai 3.191.355 atau bertambah 133.837 orang dibandingkan dengan tahun 2007 yang mencapai 3.057.518 orang.

Perbandingan antara jumlah pengangguran 2007 dengan angkatan kerjanya didapat tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun 2007 sebesar 9,34 persen. “Untuk 2008, TPT menurun sedikit menjadi 8,08 persen. Untuk tahun ini (2009, red) belum bisa diprediksi,” jelas Dyah.

Hanya saja, ada hal yang perlu diantisipasi karena cukup mengkhawatirkan. Menurut Dyah, dari statistik yang ada, persentase terbesar dari penduduk laki-laki dan perempuan yang bekerja tahun 2008 dengan status berusaha dibantu buruh tidak tetap/buruh tidak dibayar. “Angkanya untuk laki-laki mencapai 32,7 persen dan perempuan mencapai 43,6 persen. Jika terjadi gesekan ekonomi, mereka rentan menjadi pengangguran,”tukasnya.

Setidaknya, ada sembilan lapangan kerja utama yang menjadi fokus para pekerja di Sumsel. Yaitu sektor pertanian, pertambangan, industri, listrik gas dan air, konstruksi, perdagangan, angkutan dan pergudangan, keuangan dan jasa perusahaan serta jasa kemasyarakatan. (sumeks)

•••

219 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600143947


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.650

PERTAMAX TURBO
Rp21.200

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp23.500

DEX
Rp25.350

BRIGHT GAS 12 KG
Rp230.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca