Pekerjaan menjadi pegawai negeri sipil hingga kini masih menjadi pilihan utama bagi sebagian penduduk di Sumatera Selatan. Hal itu terlihat dari maraknya peserta yang mengikuti seleksi penerimaan PNS yang berlangsung serentak di sejumlah daerah di Sumsel, Sabtu (14/12).
Badan Aplikasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Sriwijaya Universitas Sriwijaya (Baliteks-Unsri), yang mengelola ujian seleksi calon PNS se-Sumsel tahun ini, mencatat total peserta ujian seleksi mencapai 24.562 orang atau 78,25 persen dari 31.387 peserta yang mendaftar pada ujian tersebut.
Direktur Baliteks-Unsri Zainuddin Nawawi, di Palembang, Minggu (16/12), mengatakan, PNS yang akan diterima untuk wilayah Sumsel hanya berjumlah 451 orang, atau 1,83 persen dari total peserta ujian. Hal itu mengindikasikan masih tingginya minat masyarakat Sumsel untuk menjadi pegawai negeri.
Menurut Zainuddin, pekerjaan PNS hingga kini masih menjadi tumpuan bagi sebagian masyarakat untuk menyambung hidup. Namun, hal itu terkesan salah kaprah, mengingat penghasilan PNS umumnya sudah tidak layak untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
“Sebagian orang masih beranggapan bahwa kalau belum menjadi PNS rasanya belum bekerja. Padahal, pekerjaan itu tidak memberi banyak peluang untuk meningkatkan penghasilan,” kata Zainuddin.
Zainuddin menilai, besarnya keinginan sebagian orang untuk menjadi PNS merupakan cermin dari rendahnya iklim kewirausahaan di kalangan masyarakat. Pendidikan kewirausahaan yang mendorong orang untuk berkompetisi, berinovasi, dan mandiri itu tidak berkembang bahkan di tingkat perguruan tinggi.
Akibatnya, sebagian orang masih memilih jalan pintas dengan menjadi pegawai negeri yang diandalkan mampu menjamin hidup pada hari tua melalui dana pensiun.
“Sudah saatnya paradigma mengandalkan lowongan PNS diubah dengan membuka peluang usaha atau mencari pekerjaan lain yang sesuai keahlian,” kata Zainuddin.
Sementara itu, perekrutan PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) tahun 2007 yang sedang berlangsung saat ini diikuti oleh 24.100 pelamar untuk memperebutkan 169 kursi yang disediakan. General Manager Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum Erman Anwar mengatakan, penerimaan karyawan itu diprioritaskan untuk pencari kerja yang benar-benar warga Sumsel. (LKT/kmps)










![[Haji 2026] Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-17651238078967579517144181915436.jpg)









Tinggalkan Balasan