infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Catatan Peristiwa Penting Bulan Ramadhan

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Bulan Ramadhan mencatat beberapa peristiwa penting pada masa-masa awal perkembangan Islam. Berikut dua peristiwa penting yang keduanya terjadi pada bulan Ramadhan.

Perang Badr al Kubro

Terjadi pada 17 Ramadhan tahun ke-2 hijrah. Badr adalah nama sumur yang terletak 120 kilometer di barat daya Madinah. Berawal dari kabar akan lewatnya kafilah dagang Quraisy dari Syam kembali ke Mekkah. Rasulullah saw dan para shahabatke luar Madinah untuk berjaga-jaga, agar mereka tidak mengganggu kaum muslimin di Madinah. Dengan pasukan yang terdiri dari 313 orang dan 2 ekor unta. Mereka menuju suatu tempat dekat Shafra’ kemudian berhenti di situ. Rasulullah saw lalu mengirim 2 orang shahabat (mata-mata) untuk menyelidiki kabar tentang qafilah Quraisy tersebut. Akan tetapi Abu Sufyan akhirnya mengetahui bahwa pasukan Islam telah bersiaga di luar Madinah, lalu ia mengirim kurir ke Makkah minta bantuan pasukan tambahan. Menjawab permintaan itu, Quraisy memberangkatkan pasukan yang terdiri dari 1000 orang dengan dukungan 700 ekor unta.

Rasulullah saw dan tentara muslimin menduduki sebelah utara dari lembah Badr yang luas, membelakangi jalur ke Syam, lokasi yang dekat mata air. Kota Madinah ada di arah kiri mereka. Pasukan musyrikin mengambil posisi di sebelah Selatan lembah Badr, berhadapan langsung dengan pasukan muslimin. Jalur menuju Makkah berada tepat di belakang mereka. Daerah yang mereka duduki, tidak teduh sebagaimana daerah yang dijadikan basis oleh tentara Islam. Sebelum pertempuran sesungguhnya dimulai, diadakanlah adu tanding satu lawan satu, yang semuanya dimenangkan kaum Muslimin.

Perang ini dimenangkan oleh kaum Muslimin. Abu Jahal, dan tokoh-tokoh Quraisy yang lain tewas. Yang masih hidup segera berbalik ke belakang, melarikan diri, kembali ke Makkah. Dalam perang Badr ini, pasukan muslimin yang syahid ada 14 orang. Sedangkan tentara musyrikin yang tewas adalah sebanyak 70 orang. Kaum muslimin juga memperoleh rampasan perang yang besar serta tawanan-tawanan.

Fathu Makkah

Fathu Makkah merupakan peristiwa penaklukan kota Makkah dari tangan kaum Musyrikin. Perisitiwa ini terjadi pada bulan Ramadan, tahun ke-8 hijrah yang disebabkan oleh penyerangan pihak Quraisy dan Banu Bakar terhadap Banu Khuza’ah yang bersekutu dengan kaum Muslilimin. Padahal antara kaum Musyrikin dengan kaum Muslimin terikat perjanjian Hudaibiyah. Dengan adanya penyerangan dan pembunuhan ini, isi perjanjian Hudaibiyah ini telah dirobek-robek oleh kaum musyrikin sekaligus memancing rekasi keras pihak Muslim.

Rasulullah saw kemudian menyiapkan diri untuk membuka Makkah (Fathu Makkah). Rasul s.a.w. telah bertolak dari Madinah pada 10 Ramadhan. Dalam perjalanan tersebut Baginda telah berbuka puasa, yang juga diikuti kaum Muslim. Jumlah mereka ketika keluar dari Madinah sekitar 12.000 orang. Dalam perjalanan, beberapa kabilah Arab bergabung dengan mereka. Sampai di pinggiran kota Makkah berhentilah rombongan tersebut, berkemah dan menyalakan api unggun di malam itu, hingga menjadikan pemandangan api unggun yang sangat luas.

Esok harinya, pasukan Muslim dipimpin Rasulullah SAW memasuki kota Makkah. Kepada seluruh pasukan diperintahkan agar tidak membunuh kecuali jika diserang atau membunuh orang-orang yang masuk daftar hitam. Kepada kaum musyrikin diserukan bahwa, ‘siapa yang masuk rumah Abu Sufyan akan aman, siapa yang masuk kedalam rumahnya akan aman, barang siapa yang masuk ke masjid akan aman’. Akhirnya pasukan kaum muslimin sukses membuka Makkah. Rasulullah saw masuk ke dalam Masjidil Haram, bertawaf dan meruntuhkan berhala-berhala yang ada di dalamnya yang mencapai 360 buah. Gambar-gambar lukisan para Nabipun dihapus. Kemudian Rasulullah memasuki Kabah dan bersembahyang dua rakaat di dalamnya. Kemudian Rasulullah saw berpidato di depan kaum muslimin dan memberikan amnesti umum kepada kaum musyrikin yang berlindung di masjid. Hari-hari berikutnya ditandai masuk Islamnya kaum musyrikin secara berduyun-duyun. [infokito]

Wallahua’lam

banner infokito

•••

1,787 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137768


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp220.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp106.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca