Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik Kab Muba Drs Rudi Syaiful Yasin mengatakan, sekitar 52 desa di tujuh kecamatan dalam Kab Muba rawan bencana banjir. Dia menuturkan, banjir disebabkan meluapnya air Sungai Musi karena tingginya intensitas hujan.
”Kecamatan yang rawan banjir yaitu Sekayu, Sungai Keruh, Sanga Desa, Lais,Babat Toman, Batang Hari Leko, dan Keluang,” jelasnya. Desa-desa yang berdekatan langsung dengan Sungai Musi dan anak sungai rentan terkena bencana banjir.
”Pada umumnya ketinggian air berkisar antara 15 cm hingga 1 meter. Air biasanya merendam pekarangan rumah penduduk, sekolah, jalan, dan fasilitas umum lainnya,” terang dia. Rudi mengatakan, akibat terjadinya banjir telah mengurangi pendapatan masyarakat karena menggenangi lahan perkebunan.
”Selain tidak dapat menjalankan aktivitas seperti biasa, kerugian materi seperti kehilangan hewan ternak selalu dialami masyarakat setiap tahunnya,” jelasnya. Wakil Bupati Muba H Pahri Azhari menambahkan, musibah banyaknya rumah warga yang terendam banjir sangat mengganggu perekonomian masyarakat. ”Banjir kali ini lebih besar dan telah merendam ribuan rumah warga,” jelasnya.
Dia mengatakan, kondisi tersebut bertambah parah jika hujan dalam beberapa pekan ke depan semakin lebat. Wabup menambahkan, musibah banjir juga menyebabkan putusnya beberapa jalur transportasi dan merusak fasilitas umum. ”Kita telah melakukan beberapa kegiatan sosial untuk meringankan beban masyarakat,” tegasnya. (edy parmansyah/sindo)









![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Uban dan Semir Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-1765125866195614023860891978010.jpg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Cara Bersisir Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2026/08/be6149a6-8ba4-4cc1-980b-d9d2c0148971_169.jpeg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2022/12/wp-1670064751787.jpg)








Tinggalkan Balasan