Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Poltabes Palembang mengerahkan 190 personel Sat Lantas Poltabes Palembang untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama meningkatnya arus mudik menjelang Idul Fitri 1428 H ini. Kepala Satuan (Kasat) Lantas Poltabes Palembang AKP Joko Setiono menyatakan, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Musi (OKM) 2007 ini, pihaknya mempersiapkan diri sepenuhnya, baik dari segi personel maupun tindakan-tindakan antisipasi yang diambil.”Ada delapan titik di Kota Palembang ini yang kami anggap rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Untuk itu, kami telah mempersiapkan diri sepenuhnya menjelang peningkatan lalu lintas arus mudik Idul Fitri hingga sesudahnya,” kata Joko kemarin. Kedelapan titik rawan kecelakaan tersebut, adalah Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kolonel H Burlian, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Sukarno Hatta, Jalan Basuki Rahmat,Jalan A Yani,Jalan HM Ryacudu, serta Jalan Demang Lebar Daun.
Delapan titik yang disebutkan itu, merupakan tempat-tempat dengan tingkat kecelakaan yang cukup tinggi. Sementara, mengenai pengamanan lalu lintas arus mudik, pihaknya melakukan pemasangan rambu-rambu rawan kecelakaan, lampu penerangan dini, pembagian brosur daerah-daerah rawan kecelakaan kepada pemudik.
Selain itu, pihaknya telah melakukan koordinasi pengamanan lalu lintas arus mudik ini dengan melayangkan surat ke instansi-instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan Kota Palembang serta Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Palembang Syaidina Ali mengatakan, saat ini pihaknya belum memberlakukan pengamanan dalam bentuk apapun. Namun, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Poltabes Palembang mengenai antisipasi meningkatnya calo dan pungutan liar (pungli) di stasiun kereta api (KA), bandara, terminal, maupun pelabuhan. (dedy/sindo/infokito)


















Tinggalkan Balasan