Uang riyal pecahan kecil lebih disukai jamaah ketimbang pecahan besar. Sebagian besar jamaah mencari uang riyal pecahan satu riyal. Transaksi penukaran mata uang rupiah ke riyal Saudi rata-rata di Asrama Haji Batam per hari sekitar Rp 90 juta.
Teller BSM Seriyanti mengatakan rata-rata, tiap calon haji menukarkan Rp 1 juta. Namun, menurut Seriyanti, tidak semua calon haji menukarkan uang. ”Calon haji dari kota besar biasanya sudah menukarkan uang di money changer. Paling banyak yang menukarkan uang adalah calon haji dari daerah kecil seperti Indragiri Hulu dan Hilir,” katanya. Sementara itu, teller Bank Mandiri Eko Rahayu mengatakan jamaah haji lebih menyukai riyal pecahan kecil dibanding besar. ”Umumnya mereka mencari pecahan satu riyal,” katanya.
Ia mengatakan pecahan kecil itu biasanya untuk sedekah. Menurut Eko, ada pula calon haji yang memilih pecahan uang besar dengan jumlah banyak. ”Biasanya kalau uang besar untuk Haji Badal,” katanya. Haji Badal adalah melaksanakan ibadah haji orang lain, yang membutuhkan biaya untuk membayar petugas untuk mengikuti prosesi ibadah haji. Kurs tetap Menurut Eko, kurs yang digunakan ketiga bank di Asrama Haji Batam tetap Rp2.800/riyal. (antara)









![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Uban dan Semir Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-1765125866195614023860891978010.jpg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Cara Bersisir Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2026/08/be6149a6-8ba4-4cc1-980b-d9d2c0148971_169.jpeg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2022/12/wp-1670064751787.jpg)








Tinggalkan Balasan