infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Calo Hajar Aswad akan Ditindak

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Mencium Hajar Aswad rupanya menjadi harapan tersendiri bagi jamaah calon haji, termasuk mereka yang berasal dari Indonesia. Kondisi ini jadi kesempatan bagi sekelompok orang untuk mencari keuntungan dengan mengintai jamaah yang ingin mencium Hajar Aswad di Masjidil Haram.

”Di musim haji, para calo ini berkeliaran. Mereka memepet jamaah yang ingin mencium dan menawari bantuan untuk membawanya ke depan Hajar Aswad,” kata Kepala Pengamanan Jamaah (PAM) Daerah Kerja (Daker) Makkah Agus Purwoto di Makkah, Jumat malam (30/11) waktu setempat. Lalu bagaimana modusnya? Caranya, para calo yang kebanyakan orang Indonesia itu menempatkan orang yang ingin mencium batu dari surga itu di tengah-tengah 2-3 calo itu. Setelah membantu jamaah itu, para calo itu menagih bayarannya.

Uang yang dimintanya berkisar antara 300-500 riyal. Dia sendiri melihat indikasi modus seperti itu sudah ada. ”Itu kan jumlah yang di luar kewajaran dan mengandung pemerasan. Mestinya yang wajar itu sekitar 20-30 riyal.” Untuk itu, pihaknya memperketat pengawasan jamaah atas praktik para calo tersebut. Petugas PAM pun sudah dikerahkan. Hanya, Agus mengakui kekurangan orang untuk mengawasi areal Masjidil Haram yang sedemikian luas dan pastinya dipadati jamaah tiap saat.

”Ini kendala kami. Yang beroperasi di Sektor Khusus yang terdekat dengan Masjidil Haram ada 19 orang, namun diperbantukan untuk bagian lain, sehingga tersisa 13 orang. Jumlah sekian itu juga dibagi dua. Jadi, sekitar tujuh orang di lapangan,” sambungnya. Dengan tersebut tambah Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) itu, masih terkendala dengan masalah lainnya. ”Para calo itu sudah kenal dengan petugas. Jadi, kalau ada kita, mereka menyingkir. Kalau tidak ada, maka jamaah pun dipepetnya.”

Dari Kota Madinah dilaporkan, jamaah haji plus (BPIH khusus) yang telah diterbangkan sejak Senin (26/11) siang telah tiba di kota tersebut untuk melaksanakan salat Arbain. Data Depag menyebutkan, hingga Jum’at (30/11) 08.00 Waktu Arab Saudi (WAS), jamaah haji plus yang tiba sebanyak 2.852 orang dari 42 perusahaan ibadah haji khusus (PIHK).

Anggota pelaksana pemantau PIHK Daker Madinah, Drs H Khairuddin Syam AM mengatakan dari 42 PIHK yang telah tiba di Madinah, baru empat PIHK yang telah melapor ke Daker Madinah. Menurutnya, pelaporan tersebut diharapkan untuk mengantisipasi adanya calon haji (calhaj) khusus yang diberangkatkan terkatung-katung atau terlantar akibat ulah perusahaan travel sekaligus memantau kegiatan dan fasilitas yang telah dijanjikan pihak travel. Seperti kasus yang dilakukan PT. Safa Insani Armani Tour yang menelantarkan La Oddi bin Cungkai (67 th), pihaknya akan melaporkan ke Pusat karena selain menelantarkan jamaahnya, mereka belum melapor kedatangannya.

Sampai hari ini baru tiga PIHK pemegang bendera yang telah melapor yaitu, PT Andromeda Atria Wisata dengan 152 jamaah dan menginap di hotel Al-Hartyah, PT. Farfaza Astatama Tours & Travel dan PT Mulia Pacific sebanyak 191 menginap di hotel Movenpick, PT Menan Express dan PT Kharissa Permai Holiday sebanyak sebanyak 156 menginap di Makkah Royal.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Haji Departemen Agama Iskandar Idy mengatakan dari 22.500 calhaj plus yang mendaftar, sebanyak 6.200 orang dipastikan batal berangkat karena tak dapat porsi haji. ”Kuota haji khusus tahun ini yang ada hanya 16.000 orang kemudian kami tambah sebanyak 301 orang,” papar Iskandar. (wed/republika)

•••

44 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca