RATUSAN jamaah haji asal Indonesiakemarin ditemukan tersesat di jalanan Kota Mekkah, Arab Saudi. Umumnya, para jamaah yang tersesat adalah mereka yang baru pertama kali menunaikan ibadah haji, mereka yang baru tiba di Mekkah, dan yang lanjut usia.
”Jadi, kalau terpisah darir ombongan saat di Masjidil Haram, mereka akan panik dan justru mencari temannya dan ibadah yang berikutnya tak dilakukan,” ungkap Ketua Daerah Kerja Mekkah Wardani Muchsin di Mekkah kemarin. Untuk itu, dia mengimbau jamaah yang baru tiba untuk benar-benar mengenali lingkungannya. Jamaah juga diminta agarpercaya diri. Jika tersesat, mereka diminta untuk mencari petugas haji Indonesia di sektor khusus atau daerah kerja di Wisma Haji Indonesia di Jalan Aziziyah Zunubiyah.
”Tapi, itu semua (ke sektor atau daerah kerja) dilakukan kalau semua tawaf dan sai selesai dijalankan,” kata Wardhani. Di tempat terpisah, Kepala Pengamanan Jamaah (PAM) Daerah Kerja Mekkah Agus Purwoto menyatakan, jamaah yang tersesat memang masih banyak. ”Setiap hari, banyak ditemukan jamaah yang tersesat jalan. Biasanya, kami akan sisir seusai salat di Masjidil Haram dengan dibantu petugas dari sektor khusus,” katanya. Salah seorang jamaah haji Indonesia Abdul Mukti mengatakan, banyak jamaah haji yang tertipu oleh ulah pemeras.
Saat melaksanaan Tawaf di Mekkah, banyak orang Arab Saudi yang menelusup di tengah arena tawaf dan menawarkan bantuan untuk mencium hajar Aswad. ”Kalau ada jamaah yang mau, langsung dimintai uang sebesar 200-300 riyal,” ungkap Abdul Mukti saat dihubungi SINDO via ponselnya di Madinah, Minggu kemarin. Selain itu pemerasan juga banyak dilakukan saat jamaah usai melakukan sai, atau rukun haji dan umrah dengan melakukan jalan kaki bolak-balik dari bukit safa ke bukit marwah.
Di tempat ini, jamaah yang hendak tahallul, atau memotong rambut sebagai tanda usai umrah, sering kali didatangi orang Arab yang menawarkan potong rambut. Mereka memaksa jamaah untuk membayar 50 riyal setiap menggunting rambut. ”Padahal, di tukang cukur saja bayarnya hanya 5 riyal, tapi mereka memaksa kita untuk membayar 50 riyal,” ujarnya. (sofian dwi/chamad h/ant/sindo)









![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Uban dan Semir Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-1765125866195614023860891978010.jpg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Cara Bersisir Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2026/08/be6149a6-8ba4-4cc1-980b-d9d2c0148971_169.jpeg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2022/12/wp-1670064751787.jpg)








Tinggalkan Balasan