infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

PGN Segera Perluas Jaringan

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Perusahaan Gas Negara (PGN) akan memperluas jaringan penggunaan gas di Kota Palembang dengan anggaran dana Rp12 miliar. General Manager PGN Sumsel M Riadi mengatakan, untuk memperluas pemerataan jaringan penggunaan gas di Kota Palembang, khususnya kawasan Seberang Ulu, pihaknya membutuhkan investasi dana yang tidak sedikit. Dia mengungkapkan, untuk membuka jaringan baru penyediaan infrastruktur seperti pipa penyambungan, memakan biaya tambahan sebesar Rp12 miliar.

Rencananya, kata Riadi, pengembangan kawasan tersebut akan dilakukan secepatnya pada 2009. Dia menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan pengajuan usulan dana kepada pemerintah provinsi melalui Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah (APBD).  

”Memang tidak mudah dan membutuhkan waktu yang lama karena banyak persoalan yang harus dipertimbangkan. Tetapi, mudah-mudahan pada 2009 kita bisa mulai melakukan dan mengajukan dalam APBD Sumsel,” katanya. Riadi menegaskan, realisasi penambahan jaringan penggunaan gas sangat tepat jika dilakukan dalam waktu dekat. Penambahan jaringan dilakukan untuk pemerataan penggunaan gas di Sumsel. Selama ini pemerataan gas masih terfokus di kawasan Seberang Ilir.

”Terlebih, sejak diberlakukannya program konversi minyak tanah ke elpiji 3 kg di Sumsel pada 14 November kemarin, antara Pertamina dan Pemprov Sumsel. Tentunya penambahan jaringan sangat membantu pengembangan peta PGN,” tandasnya. Saat ini PGN sudah melakukan pemasangan jaringan pipa baru dan akan terus dilakukan, khususnya meliputi wilayah Pakjo, Balayuda, Villa Nusa kawasan Sukarame, dan kawasan Way Hitam. Setelah itu, pihaknya juga segera melakukan pengembangan pipa jaringan ke wilayah Perumnas yang termasuk dalam kriteria kawasan padat penduduk.

Dari sekitar 3.000 pelanggan yang telah ada saat ini, Riadi menargetkan, pada 2008 pihaknya mampu menggaet pelanggan baru sebanyak 500 kepala keluarga (KK). Riadi memaparkan, sampai akhir 2008, persentase penyebaran jaringan terus bertambah dengan berbagai perbaikan layanan. Riadi berharap, rencana kerja yang sudah disusun pada masa mendatang mendapat dukungan pemerintah daerah secara berkesinambungan. ”Dukungan perluasan jaringan dari pemerintah provinsi sangat kami harapkan untuk mempercepat realisasi di lapangan agar beberapa tahun ke depan pemerataan gas bisa berhasil,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Sumsel HN Suratno mengaku, proses realisasi dana pipanisasi gas belum diputuskan final dalam anggaran APBD 2008. Namun dia mengatakan, mengenai usulan besarnya dana yang dianggarkan untuk pendistribusian gas alam sebesar Rp12 miliar sudah dalam pembahasan.

”Semuanya memang belum pasti karena perlu perencanaan yang baik. Karena masalah ini menyangkut masalah jaringan pipa dan listrik, jadi perlu pembahasan lagi, apakah biaya tersebut dibebankan kepada pemda atau masyarakat pengguna,” katanya. Sedangkan mengenai program konversi minyak tanah ke gas yang akan dilakukan pemerintah, Suratno optimis pada 2008 bisa menyebarkan pemasangan pipa kepada 20.000 KK.

”Saat ini kita sudah melakukan persiapan untuk menyukseskan program konversi yang ditetapkan pemerintah pusat. Sekarang kita tinggal menunggu waktu untuk penyaluran tabung gas kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (komalasari/sindo)

•••

28 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137768


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp220.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp106.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca