infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Askes tak Lagi Tanggung Askeskin

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Penanganan pasien miskin (Askeskin) di 2008 kini semakin tidak jelas begitu Departemen Kesehatan (Depkes) tidak lagi menunjuk PT Askes sebagai pengelola dana Askeskin sebesar Rp 4-5 T.

Pengelola rumah sakitpun binggung, terutama pengadaan obat lantaran tidak ada lembaga yang menjamin pembayaran dan klaim tagihan selama tindakan perawatan masyarakat miskin di rumah sakit.

Sementara pasien Askeskin di tiga rumah sakit mitra PT Askes, mulai dari RS Muhammadiyah, RSI Siti Khadijah hingga RSMH Palembang terus terjadi peningkatan. RSMH sendiri yang menjadi RS Umum Pusat, sudah tidak mampu lagi menampung pasien Askeskin bahkan brangkar yang ada pun sudah habis terpakai.
Direktur Keuangan RSMH Palembang, dr Sjofyan E Djailani saat dihubungi, Kamis (17/1) mengaku terkejut dengan kebijakan Depkes di Jakarta. “Informasinya begitu,” katanya singkat.

Lantas bagaimana dengan pelayanan pasien miskin dan pengadaan obat? ditanya seperti itu, Sjofyan mengatakan, rumah sakit tetap menerima setiap pasien yang berobat ke rumah sakit karena sudah fungsi rumah sakit dengan misi sosialnya. Hanya saja, soal
pembelian obat-obatan yang menjadi kendala. Saat ini saja, RSMH memiliki utang Rp 5 miliar kepada produsen obat bahkan sebagian besar Pedagang Besar Farmasi (PBF) sudah menghentikan suplai obatnya sehingga RSMH harus mencari obat sejenis.

“Rumah sakit juga binggung mau membeli obat, siapa yang akan membayar jika PT Askes tidak lagi. Sementara, badan penjamin tidak ada. Selain itu, klaim tagihan Askeskin yang tersisa sebesar Rp 10 miliar lebih belum dibayar. Apakah harus ditagih ke Depkes atau kemana,” katanya.

Sjofjan mengakui, selama bermitra dengan PT Askes, pembelian obat-obatan menggunakan uang rumah sakit, yang selanjutnya diklaim ke PT Askes. “Keuangan rumah sakit terbatas. Kalau pun terpakai membeli obat, kemana harus diklaim,” katanya.

Tetap Menjamin Branch Manager PT Askes (Persero) Palembang, dr Oni Jauhari ketika dihubungi mengaku sudah mendengar keputusan Menkes untuk tidak lagi melibatkan PT Askes dalam pengelolaan Askeskin. Namun, kebijakan baru Menkes tersebut secara tertulis belum diterima.

Namun begitu, Oni mengimbau agar rumah sakit tetap memberikan pelayanan khususnya kepada pasien Askeskin bahkan PT Asken tetap menjamin sampai ada lembaga atau badan baru yang ditunjuk pemerintah.

Ditanya soal klaim dana perawatan dan pembelian obat, Oni tidak bisa menjawabnya. “Untuk tagihan Januari 2008, PT Asken tidak bisa membayar karena belum jelas. Askes hanya menjembatani hingga ada lembaga baru yang menangani Askeskin. Kalau PT Askes lepas tangan, kan kasihan dengan masyarakat. Bagaimana pun PT Askes milik pemerintah,” katanya. (husin/SRIPO)

•••

168 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600143947


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.650

PERTAMAX TURBO
Rp21.200

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp23.500

DEX
Rp25.350

BRIGHT GAS 12 KG
Rp230.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

2 responses to “Askes tak Lagi Tanggung Askeskin”

  1. Avatar ahmad
    ahmad

    rumah sakit pasti merasa sangat bingung dengan perubahan yang ada akan tetapi yang patut dikasihani adalah rakyat yang miskin beneran yang tidak punya akses pelayan kesehatan. mau lari ke mana mereka. sedangkan urusan kapan sehat kapan sakit siapa yang tahu. mestinya di samping pemerintah pusat pemerintah daerah pun harus mampu bertindak tanggap mancari solusi tersendiri untuk membela rakyatnya yang tidak berdaya karena sakit. jngan hanya menunggu dan menunggu. di sinilah janji sang pemimpin akan diuji.

  2. Avatar daeng ucok
    daeng ucok

    Nah… Gitu dong… Depkes kelola Gakin sendiri… Pasti dijamin amburadul…. wong JPS dulu aja gak beres…. emang maunya siti fadilah….. suka cari muka…..

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca