infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Perairan Wilayah Sumsel Masih Rawan Kriminal

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Kepala Polda Sumsel Inspektur Jenderal Ito Sumardi di sela peresmian penggunaan kapal patroli cepat Sei Musi 001 di markas Direktorat Polair Polda Sumsel, Selasa (8/1), mengatakan, perairan wilayah Sumsel memiliki tingkat kerawanan tinggi, terutama perompakan.

Oleh karena itu, menurut Ito, Ditpolair Polda Sumsel memperoleh bantuan kapal patroli cepat berukuran besar. Di Polda seluruh Indonesia hanya Ditpolair Polda Sumsel yang mendapat bantuan kapal sebesar itu.

Ito menuturkan, kapal-kapal yang dimiliki Ditpolair Polda Sumsel belum mampu untuk mengatasi aksi perompakan di perairan Sumsel. Perairan Sumsel memiliki ciri khas dengan tingginya angka perompakan.

“Ini juga hasil unjuk kerja Ditpolair Polda Sumsel. Anggota Ditpolair Polda telah terlibat sejak evakuasi musibah tenggelamnya KMP Tristar I dan berbagai kecelakaan lain. Pimpinan Mabes Polri memberikan fasilitas memadai pada Ditpolair Polda Sumsel karena selama ini masih menggunakan kapal yang bukan milik Polri,” kata Ito.

Menurut Ito, penambahan satu kapal patroli sebenarnya belum ideal, tetapi kondisi ini harus diterima karena anggaran negara terbatas. Polisi akan menggunakan kapal tersebut untuk tindakan selektif dan prioritas.

Kapal akan diluncurkan ke kabupaten yang dapat dilewati sungai yang membutuhkan dukungan polisi.

“Idealnya, Ditpolair Polda Sumsel memiliki empat kapal patroli sejenis. Kapal dirancang untuk jarak jauh,” kata Ito.

Secara terpisah, Direktur Polair Polda Sumsel Ajun Komisaris Besar Putut Prayogi dalam sambutannya mengatakan, kapal patroli tersebut merupakan jenis kapal patroli cepat tipe B3 dengan kemampuan berlayar tiga hari berturut-turut tanpa mengisi bahan bakar.

Menurut dia, kapal dibeli dengan APBN 2007 senilai Rp 8,2 miliar. Kapal dilengkapi dengan dua mesin berkapasitas 2 x 750 tenaga kuda dan kecepatan tertinggi mencapai sekitar 24 nautical mil.

Putut mengungkapkan, kapal tersebut bisa digunakan untuk mengarungi lautan lepas dengan ketinggian ombak 1-3 meter. Jumlah ABK sebanyak 11 orang yang dipimpin Inspektur Satu Bambang dengan persenjataan sebuah senapan mesin kaliber 12,7 mm.

Untuk peralatan navigasi, kapal dilengkapi dengan global positioning system (GPS), berbagai jenis radio komunikasi, dan perlengkapan laptop. (WAD/kompas)

•••

69 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137768


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp220.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp106.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca