Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban [ebook]
Shidiq Hasan Khan
Artikel ini disalin dari buku Ar-Raudhatun Nadhiyyah Syarh Ad-Durar Al-Bahiyyah, karangan Abu-At-Thayyib Shidiq Hasan bin Ali Al-Hushaini Al-Qanuji Al-Bukhari oleh Abu Abdirrahman Asykari bin Jamaluddin Al-Bugisy, dan dimuat di Majalah As-Sunnah edisi 22/II/1417H-1997M. Soft-copy artikel cara berqurban Rasulullah ini diambil dari situs Almanhaj http://www.almanhaj.or.id dan dapat juga didownload dari situs http://www.vbaitullah.or.id.
DAFTAR ISI
- Disyaria‘tkan Bagi Setiap Keluarga
- Kurban Dilakukan Paling Sedikit Seekor Kambing
- Waktunya Setelah Melaksanakan Shalat Iedul Kurban
- Akhir Waktunya Adalah Di Akhir Hari-hari Tasyriq
- Sembelihan Yang Terbaik Adalah Yang Paling Gemuk.
- Tidak Mencukupi Kurban Ada yang Dibawah Al-Jadz’u
- Dan Tidak Mencukupi Selain Dari Ma’zun
- Hewan Kurban Tidak Buta Sebelah, Sakit, Pincang Dan Kurus, Hilang Setengah Tanduk Atau Telinganya.
- Bersedekah Dari Ud-hiyah, Memakan Dan Menyimpan Dagingnya
- Menyembelih Di Mushalla Lebih Utama.
- Bagi Yang Memiliki Kurban, Jangan Memotong Rambut Dan Kukunya Setelah Masuknya 10 DzulHijjah Hingga Dia Berkurban
LINK [21 kb – ZIP]
DOWNLOAD Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban « KliK di sini
triyono-infokito

















Tinggalkan Balasan