infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Kepahiang Bangun Pasar Induk Sayuran

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Pemerintah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, pada awal tahun 2008 mulai mengoperasikan pasar induk sayur-mayur berskala regional. Pasar induk yang berlokasi dekat pusat kota Kepahiang, sekitar 67 kilometer timur Kota Bengkulu, itu diharapkan menjadi pasar regional di wilayah barat Sumatera bagian selatan.

Bupati Kepahiang Bando Amin yang ditemui di Kepahiang, Minggu (30/12), menyebutkan, pasar induk sayur-mayur ini diproyeksikan bisa menampung produksi sayur segar dari Kepahiang dan Rejang Lebong, dua daerah penghasil sayur terbesar di Bengkulu.

Selama ini puluhan ton dan lebih dari 15 truk sayur segar dari Kepahiang dan Rejang Lebong dalam sehari dipasarkan ke berbagai daerah, termasuk ke luar Bengkulu, seperti Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung. Sayuran segar ini beragam, seperti kol, cabai merah, wortel, bawang daun, kentang, sawi, buncis, dan tomat.

Hanya saja, sayuran segar tersebut belum memiliki pasar terpusat dan hanya ditampung oleh para pedagang pengumpul di sepanjang pinggir jalan nasional antara Kepahiang dan Curup.

Menurut Bando Amin, pasar induk sayur-mayur di Kepahiang itu akan mampu menampung puluhan pedagang sayur dengan fasilitas memadai, seperti sarana air bersih, gudang, dan terminal truk. Setiap sayur yang diperdagangkan melalui pasar induk dijamin bersih dan sudah dikemas. Dengan demikian, dapat dijamin daya tahan sayuran kalau dibutuhkan satu atau dua hari perjalanan ke luar Kepahiang.

“Kehadiran pasar induk sayuran ini diharapkan dapat memberi nilai tambah kepada para petani sayur dan juga pedagang sayur lokal di Kepahiang dan Rejang Lebong. Sebagai sentra sayur terbesar, rasanya aneh karena selama ini belum ada satu pun pasar induk sayur yang terpusat di daerah ini,” ujar Bando.

Proyeksi ke depan, pasar induk sayur-mayur di Kepahiang ini diharapkan dapat menjadi pasar sayur regional terutama di wilayah barat Sumatera bagian selatan. Konsumen sayur dari Sumatera Selatan, Jambi, dan Lampung diharapkan dapat menjadikan Kepahiang sebagai pusat perdagangan terbesar.

“Keinginan ini tidak sulit karena posisi kota Kepahiang yang strategis. Bisa dijangkau dari Kota Bengkulu dan juga dari Lubuk Linggau,” ujar Bando. (zul/kompas)

•••

156 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600143947


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.650

PERTAMAX TURBO
Rp21.200

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp23.500

DEX
Rp25.350

BRIGHT GAS 12 KG
Rp230.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

3 responses to “Kepahiang Bangun Pasar Induk Sayuran”

  1. Avatar Eko Madjid

    Hidup KEpahiang. Sy bangga menjaadi orang payang, walo ga tinggal disana untuk sementara.

  2. Avatar tun jang

    andai ada photo yang bagus yang bsia di publish saya akn bantu mempublikasi hasil pertaniannya agar banyak pembeli besar yang berminat membeli

  3. Avatar kanti
    kanti

    hmmmm semoga kepahiang bisa menjadi kota yang lebih maju lagi,,,,

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca