16 Februari 1994: Gempa bumi tektonik 6,5 SR berpusat di Samudera Indonesia mengguncangkan kawasan selatan Pulau Sumatera. 139 orang meninggal dunia, 355 luka berat, dan 598 luka ringan. 75 persen bangunan di kawasan bencana roboh
4 Juni 2000: Gempa bumi tektonik 7,3 Skala Richter (SR). Pusat gempa 50.25′ Lintang Selatan (LS), 1020.06′ Bujur Timur, kedalaman 33 km di Samudera Indonesia,
131 km sebelah Barat Daya Kota Manna, Bengkulu Selatan. Bangunan rumah rusak dan menelan puluhan korban jiwa. Gempa susulan terjadi 363 Kali.
7 Juni 2000: Gempa susulan 6,2 SR meluluhlantakkan Pulau Enggano, 125 km dari Bengkulu. Pulau terpencil di tepi Samudera Indonesia itu tak lagi layak huni menyusul
ambrolnya pulau itu sedalam satu meter.
27 April 2004 : Kota Bengkulu dan sekitarnya kembali diguncang gempa berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR). Pusat gempa tektonik 3,77 derajat LS dan 102,74 derajat BT, kedalaman gempa 80 Km di daerah Kepahyang, sekitar 55 Km dari arah Timur Bengkulu. Tidak ada korban jiwa.
12 September 2007 : Bengkulu diguncang gempa berkekuatan 7,9 Skala Richter dengan kedalaman 10 Kilometer, pukul 18.10. Gempa berpusat di laut sekitar 159 KM barat daya Bengkulu, pada koordinat 4.67 LS – 101.13 BT. Gempa itu sempat disebutkan berpotensi tsunami. Dilanjutkan dengan beberapa gempa susulan di kawasan Bengkulu dan Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
Wallahua’lam










![[Haji 2026] Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-17651238078967579517144181915436.jpg)









Tinggalkan Balasan