infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Pemerintah akan Hapus Telepon Koin

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) berencana menghapus pengadaan telepon umum koin. Sebagai gantinya, pemerintah mewajibkan penyelenggara jaringan tetap (jartap) membangun fasilitas telepon umum yang sesuai dengan tren saat ini.

Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, pembangunan telepon umum koin sekarang ini tidak terlalu efektif karena jarangnya koin digunakan sebagai alat tukar. ”Ini realitas yang harus kita lihat. Akan lebih bermanfaat jika diganti kartu,” ujar dia di Jakarta belum lama ini.

Aturan soal telepon umum tertuang dalam Kepmenhub No KM 20/2001 tentang penyelenggaraan jaringan telekomunikasi serta Kepmenhub No KM 21/2001 tentang penyelenggaraan jasa telekomunikasi. Keduanya menyebutkan, penyelenggara jartap lokal wajib membangun telepon umum minimal 3% dari kapasitas jaringan terpasang dan sekurang- kurangnya 1% dari kapasitas jaringan terpasang tersebut merupakan telepon umum koin.

Lebih jauh Basuki mengatakan, perubahan ketentuan pembangunan telepon umum tersebut hanya akan menyentuh sisi produk, tapi tidak pada besarannya. ”Untuk besarannya nanti dulu karena menurut saya menurunkan kewajiban itu tidak baik,” tuturnya.

Saat ini belum ada satu pun penyelenggara jartap lokal yang telah memenuhi kewajiban pembangunan telepon umum. Empat penyelenggara jartap lokal yang ada, yakni PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), PT Indosat Tbk (Indosat), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), dan PT Batam Bintan Telekomunikasi (Babintel) kerap mengeluhkan tingginya besaran minimum pembangunan telepon umum yang ditetapkan pemerintah.

Hingga akhir tahun 2007, Telkom baru memenuhi 0,55% atau sekitar 46.000 satuan sambungan telepon (SST) dari 13 juta SST atau total kapasitas terpasang miliknya.Sementara kalau mengikuti ketentuan kedua keputusan menteri tersebut seharusnya terbangun sebanyak 390.000 unit telepon umum. Indosat baru mempunyai 300 unit telepon umum dari total kewajiban 70–100 ribu unit atau 3% dari 2,6 juta SST milik. Sejumlah telepon umum tersebut terpasang di Surabaya, Bandar Lampung, Palembang, Semarang, dan Bandung. BTEL baru 13 unit dari kapasitas terpasang sebanyak 2.141.667 SST.

Sementara Babintel sempat membangun telepon umum, tapi dibongkar menyusul sepinya kawasan industri di wilayah Batam dan Bintan sehingga posisinya saat ini tidak ada. Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Kamilov Sagala mengatakan, awal tahun depan pihaknya akan memanggil keempat operator tersebut untuk menanyai perkembangan pemenuhan kewajiban mereka. ”Kalau belum ada progres kita akan ingatkan mereka soal kewajibannya,” kata dia. BRTI sudah melayangkan surat peringatan pertama kepada keempatnya pada Juni 2007 lalu karena tidak melihat ada progres pembangunan telepon umum. Kamilov menuturkan, surat peringatan kedua akan dilayangkan jika sehabis pertemuan awal 2008 nanti, belum ada perkembangan yang signifikan. (meutia rahmi/sindo)

•••

43 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600143947


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.650

PERTAMAX TURBO
Rp21.200

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp23.500

DEX
Rp25.350

BRIGHT GAS 12 KG
Rp230.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca