infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Hikmah Kisah Bani Israil

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Oleh AUNUR ROFIQ | Republika

Ketika Bani Israil enggan diperintah Allah SWT untuk menuju Baitul Maqdis, mereka dihukum dengan berputar-putar di padang pasir hingga tidak sampai tujuan.

Mereka mendapat ganjaran berpuluh tahun dan tidak juga berhasil mencapai tanah Palestina (Baitul Maqdis) dan tertahan di Padang Tih. Saat mereka berada di Padang Tih, diberi rezeki oleh Allah SWT berupa manna dan salwa.

Konon manna rasanya senikmat madu, tapi agak asam. Sedangkan salwa, sejenis burung puyuh yang terbang rendah, mudah ditangkap, dan sebagai makanan mereka. Kumpulan burung ini sengaja digiring oleh Allah SWT dalam jumlah besar untuk melewati Gurun Tih.

Sebenarnya, Sang Pencipta masih memberikan anugerah-Nya bagi mereka, sehingga tanpa kesulitan dan bersusah payah untuk mendapatkannya. Tetapi, dasar watak Bani Israil yang tidak bersyukur atas nikmat-Nya, maka mereka meminta makanan seperti kebiasaan yang mereka makan.

Mereka pun berucap sebagaimana dalam firman-Nya surah al-Baqarah ayat 61, “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia memberi kami apa yang ditumbuhkan bumi, seperti sayur mayur, mentimun, bawang putih, kacang adas, dan bawang merah. Dia (Musa) menjawab, ‘Apakah kamu meminta sesuatu yang buruk sebagai ganti dari sesuatu yang baik? Pergilah ke suatu kota, pasti kamu akan memperoleh apa yang kamu minta.’ Kemudian mereka ditimpa kenistaan dan kemiskinan, dan mereka (kembali) mendapat kemurkaan dari Allah.”

Al-Baqarah ayat 61 [Qur’an Kemenag]

Bani Israil mendapatkan murka-Nya karena meninggalkan pilihan yang Allah SWT buatkan untuk mereka, lalu berpaling terhadap pilihan yang mereka buat sendiri. Tahukah bahwa pilihan Allah SWT jauh lebih baik dari pilihan manusia.

Sebagaimana nasihat dari Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib. Ia berkata, “Saat doaku dikabulkan aku bersyukur karena itulah keinginanku. Dan saat doaku tidak dikabulkan aku lebih bersyukur karena itulah keinginan Allah SWT.”

Apakah Bani Israil tahu bahwa pilihan-Nya lebih baik dari pilihan mereka? Tentunya tahu, karena karakternya yang selalu menyangkal dan merasa dirinya yang paling baik atau benar, maka mereka mendustakannya.

Karakter demikian hendaknya dijauhi oleh para generasi muda Muslim. Karena sifat malas mau enak sendiri, sebagaimana dalam firman-Nya surah al-Maidah ayat 24, “Karena itu pergilah engkau bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua. Biarlah kami tetap (menanti) di sini saja.”

Al Maidah ayat 24 [Quran Kemenag]

Tafsir Al-Mukhtashar di bawah pengawasan Syekh Dr Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram), “Kaum Musa dari kalangan Bani Israil bersikeras untuk menentang perintah Nabi mereka, Musa AS dengan mengatakan, ‘Sungguh, kami tidak akan masuk ke dalam kota selama para penjajah yang kejam itu berada di sana. Pergilah kamu –wahai Musa– bersama Rabb-mu. Lalu berperanglah kalian berdua. Kami akan tetap duduk di sini. Kami tidak mau berperang bersama kalian berdua’.”

Ini menujukkan sikap pecundang, mau enaknya saja. Bagi masyarakat Jawa Timur ada ungkapan sebagai berikut “sego mateng sorak” yang artinya tidak mau ikut mempersiapkan dalam menanak nasi, saat sudah matang mereka ikut makan.

Ada beberapa karakter Bani Israil yang tidak baik sebagai berikut.

Pertama, mendustakan nikmat Allah SWT. Dalam firman-Nya surah al-Baqarah ayat 47 mengenai perintah-Nya kepada Bani Israil untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan.

Artinya, “Hai Bani Israil, ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat.”

Dalam ayat ini hendaknya mereka bersyukur karena telah diberi anugerah dan dilebihkan dari umat lainnya.

Kedua, suka menantang. Sebagaimana dalam firman-Nya surah al-Baqarah 55, “Dan (ingatlah), ketika kamu berkata, ‘Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang’, karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya.”

Ketiga, suka melanggar larangan Allah SWT dan Rasulullah SAW. Sikap buruk kaum Bani Israil ini sebagaimana dalam firman-Nya surah al-Baqarah ayat 83, “Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Istail (yaitu), ‘Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikan zakat.’ Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling.”

Melalui ayat ini Allah SWT mengingatkan kaum Bani Israil terhadap apa yang telah Dia perintahkan kepada mereka dan pengambilan janji oleh-Nya atas hal tersebut dari mereka. Tetapi mereka berpaling dari semuanya itu dan menentang secara disengaja dan direncanakan, sedangkan mereka mengetahui dan mengingat hal tersebut.

Ketiga sikap Bani Israil yang mendustakan nikmat, suka melanggar larangan dan suka menantang-Nya, ini merupakan sikap yang tidak baik dan tidak patut untuk dicontoh.

Sebenarnya masih ada sikap yang tidak terpuji seperti suka berkhianat, tamak terhadap dunia. Inilah perilaku mereka yang digambarkan dalam surah al-A’raf ayat 171.

“(Ingatlah) ketika Kami mengangkat gunung ke atas mereka, seakan-akan (gunung) itu naungan awan dan mereka yakin bahwa (gunung) itu akan jatuh menimpa mereka. (Dan Kami firmankan kepada mereka), ‘Peganglah dengan teguh apa yang telah Kami berikan kepadamu’.”

Al-A’raf ayat 171 [Quran Kemenag]

Oleh karena itu, bagi orang beriman jauhilah sikap tersebut, dan bagi para pemimpin khususnya, didiklah para generasi muda untuk tidak menjadi sosok seperti mereka.

Semoga Allah SWT meneguhkan sikap kita semua untuk tidak tergoda dan tetap menjadi golongan orang-orang beriman, taat serta patuh pada-Nya.***

Wallahu a’lam

***Disadur dari sebuah tulisan Aunur Rofiq di laman Republika



kembali ke atas | indeks pilihan | download


4 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca