Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan segera menandatangani nota kesepahaman atau MOU dengan perusahaan India National Aluminium Company atau Nalco terkait pembangunan pabrik pengolahan aluminium dengan investasi senilai 3 miliar dollar AS.
Wakil Gubernur Sumsel Mahyuddin NS, Rabu, mengungkapkan, penandatanganan MOU direncanakan dilaksanakan di Palembang pada Jumat (11/1). Menurut Mahyuddin, penandatanganan MOU akhirnya dilaksanakan setelah pihak Nalco melakukan kerja sama dengan investor dari Singapura, yaitu Boustead, yang akan membangun infrastruktur di Pelabuhan Tanjung Api-api.
“Lokasi pabrik tetap di Tanjung Api-api. Setelah dilakukan penandatanganan MOU, Nalco akan segera mendirikan kantor di sini,” kata Mahyuddin.
Menurut Mahyuddin, dengan dibangunnya infrastruktur di Tanjung Api-api oleh Boustead, pabrik pengolahan aluminium milik Nalco akan mudah memperoleh pasokan bahan baku dan pemasaran produk.
Mahyuddin mengatakan, pembangunan pabrik dan infrastruktur akan dilakukan serentak. Pembangunan pabrik diperkirakan memerlukan waktu 40 bulan, sedangkan pembangunan infrastrukturnya diperkirakan membutuhkan waktu 20 bulan. Pembangunan keduanya ditargetkan dimulai awal tahun 2009.
Mahyuddin mengungkapkan, semula pabrik pengolahan aluminium tersebut akan berlokasi di Tanjung Enim, tetapi Pemprov Sumsel meminta agar lokasi pabrik di kawasan Tanjung Api-api. (WAD/kompas)


















Tinggalkan Balasan