infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Nalco Siap Investasi Rp 30 Trilyun di Sumsel

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Investor asal India, National Alumunium Company (Nalco) India Ltd serius untuk investasi di Provinsi Sumsel. Kemarin 96/9) tim khusus yang dipimpin General Manager Nalco, langsung meninjau lokasi rencana pembangunan pabrik alumuniun dan power plant 1.250 MW dengan investasi senilai Rp30 triliun di areal Pelabuhan Tanjung Api-api.

“Ini bukti keseriusan dari Nalco. Selain meninjau lokasi untuk pabrik di Tanjung Api-Api (TAA), juga meninjau tambang batu bara di Bukit Asam (PTBA) untuk suplai bahan bakar pembangkit yang akan dibangun,” ujar Ir Budi Rahadjo, asisten keuangan dan pembangunan Sumsel, di Pemprov Sumsel, kemarin (6/9).

Menurut Budi, dari hasil kunjungan tersebut, Nalco meminta lahan seluas 2.000 ha yang lokasinya dekat dengan pelabuhan. Selain itu, perusahaan besar India ini juga akan membangun sendiri PLTU 400 MW untuk kepentingan pabrik.

“Kita juga tawarkan kepada Nalco pembukaan PLTU mulut tambang di Tanjung Enim. Kita jelaskan kalau kendala saat ini belum adanya jaringan dan mereka bersedia untuk membangun jaringan sendiri. Tetapi prosesnya tidak sesederhana itu,” tegasnya.

Sebab, masih kata Budi, untuk membangun jaringan transmisi dari Tanjung Enim ke lokasi pabrik, setidaknya butuh jaringan transmisi dengan kekuatan 275 KVA. Hanya saja, dengan pembuatan jaringan tersebut, biaya yang dibutuhkan sangat mahal. Justru lebih efisien jika batu baranya yang diangkut ke lokasi pelabuhan di TAA.

“Kita tawarkan dan mereka sebenarnya tertarik. Hanya saja, butuh investasi yang cukup besar untuk membuat jaringan tranmisi berkekuatan 275 KVA itu,” kata Budi lagi.
Sekadar diketahui, di areal 2.000 ha, Nalco akan membangun pabrik, power plant dan berbagai fasilitas lain layaknya sebuah kota industri. Termasuk akan dibangun fasilitas air bersih sendiri. Sebab, fasilitas yang dimiliki 7 liter per detik di Sungai Musi masih sangat kecil untuk memasok pabrik Nalco.

Mereka juga mengatakan tidak masalah. Mereka menanyakan apakah akan kena pajak air permukaan. Ya, paling-paling sekitar Rp300 hingga Rp1.000 per kubik,” imbuhnya sambil menambahkan, jika memang Nalco yakin investasi di TAA, mereka akan mengajukan permohonan izin ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).(19)

[harian sumeks]

•••

43 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600143947


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.650

PERTAMAX TURBO
Rp21.200

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp23.500

DEX
Rp25.350

BRIGHT GAS 12 KG
Rp230.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca