infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Sumsel Minta Areal TAA jadi KEK

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Sebagai salah satu provinsi dengan sumber daya alam (SDA) yang berlimpah, Sumsel meminta salah satu wilayahnya ditetapkan pemerintah pusat sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK). Wilayah itu adalah kawasan pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA).

Hal ini terungkap saat kedatangan tim panitia khusus (pansus) KEK DPR RI yang diketuai Azzam Azman Natawijana ke kantor Gubernur Sumsel, kemarin (20/2). Dijelaskan Azzam, kedatangan tim pansus dalam rangka menyerap aspirasi daerah, khususnya di Sumsel untuk menyempurnakan rancangan undang-undang(RUU) KEK.

“Kita anggota tim ada 10 orang dari 7 fraksi. Namun ada sejumlah teman yang tidak bisa hadir. Kedatangan kita dalam rangka meminta masukan dari semua pihak sebelum RUU KEK disahkan menjadi UU KEK,”jelasnya. Nantinya, KEK akan menjalankan fungsi perekonomian yang berperan khusus di suatu daerah.

“Mungkin satu zona atau beberapa zona. Untuk pengembangan usaha perdagangan, jasa, energi, perikanan, pos dan telekomunikasi dan lainnya,”beber Azzam. Namun, direncanakan akan ada kawasan yang diperuntukkan khusus bagi pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah.

Dikatakan ketua tim pansus KEK DPR RI ini, sejumlah criteria KEK mesti dipenuhi. Diantaranya, daerah yang hendak dijadikan KEK harus sesuai dengan tata ruang wilayah, tidak menggunakan kawasan hutan lindung, adanya dukungan pemerintah, punya potensi, dan mempunyai batas wilayah yang jelas.

“Nantinya, di sana akan ada fasilitas fiscal dan fasilitas non fiscal yang menunjang proses perekonomian kawasan KEK,”bebernya. Wagub Sumsel, H Eddy Yusuf SH mendukung upaya tim pansus KEK DPR RI mencari masukan aspirasi sebelum RUU KEK disahkan menjadi UU. “Yang pasti, kawasan TAA merupakan satu-satunya wilayah yang saat ini cocok untuk dijadikan KEK di Sumsel,”tuturnya.

Ditambahkan Wagub, provinsi Sumsel mempunyai potensi SDA yang beranekaragam. Potensi wilayah itu sangat berperan nantinya dalam mendukung pengembangan TAA menjadi KEK di Sumsel. Hadir pada pertemuan itu, sejumlah pejabat dari pemerintah kabupaten/kota di Sumsel. Sejumlah pejabat teras provinsi Sumsel seperti Kadis Koperasi dan UKM Drs H Abdul Shobur, Kadisperindag Sumsel Drs Eppy Mirza, dan lainnya. (sumeks)

70 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137768


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp220.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp106.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca