Untuk mengatasi kesemrawutan dan kesan kumuh pada Jalan Abikusno ke arah PT Semen Baturaja Kertapati dan PLN Keramasan, pihak Kecamatan Kertapati melakukan pembenahan Pasar Keramasan.
Camat Kertapati A Zaini Rivai mengatakan, pembenahan kawasan pasar dilakukan bekerja sama dengan pengelola Pasar Keramasan dan masyarakat, berupa penimbunan kiri-kanan bahu Jalan Abikusno yang biasa dipakai pedagang berjualan.
”Bahu jalan ini kita timbun dan tinggikan dengan tanah, sehingga dapat dimanfaatkan menjadi tempat mangkal becak, sedangkan untuk pedagang sementara, kita minta mundurkan lagi ke belakang,” ujarnya.
Dia menjelaskan, salah satu penyebab macetnya Jalan Abikusno selama ini karena sebagian badan jalan dipakai untuk tempat parkir becak dan berjualan pedagang sehingga masyarakat kesulitan melintasi jalan. Mengenai asal tanah sendiri, lanjut Zaini, dengan memanfaatkan tanah buangan dari proyek pelebaran Jalan Palembang–Indralaya di Kelurahan Karya Jaya yang diangkut mobil sampah kecamatan.
Dia menambahkan, tahun ini juga pemkot akan membuat drainase pada salah satu sisi Pasar Keramasan di Jalan Abikusno sejauh 250 meter yang dimulai dari jembatan Sungai Busuk. Bahkan, sebagai antisipasi ke depan bila ada penertiban, pihaknya telah menyosialisasikan dan mengingatkan pedagang Pasar Keramasan untuk bersedia pindah secara sukarela bila pemerintah membutuhkan jalan ini.
Petugas Pasar Keramasan Palar mengatakan, kegiatan penimbunan bahu jalan ini akan ditindaklanjuti dengan penataan terhadap sekitar 200 pedagang lapak di Jalan Abikusno. ”Sebenarnya sudah lama ingin kita atur dengan relokasi pedagang ke pasar Kertapati atau Jakabaring. Namun tidak berjalan karena lokasinya terlalu jauh,” ujarnya.
Menurut Dia, permasalahan yang ada yakni belum tersedianya lahan yang memadai di sekitar daerah ini. Namun demikian, pihaknya berjanji untuk mengatasi kemacetan dengan melakukan penertiban terhadap pedagang pasar bersama instansi terkait dalam waktu dekat.
Sementara itu, Ketua RT 32 Kelurahan Kertapati Aris Azma mengaku setuju sekali dengan keinginan pihak kecamatan membenahi Pasar Keramasan, terutama menertibkan pedagang dan becak yang menjadi biang kemacetan jalan.
”Pasar Keramasan ini memang sangat strategis menjadi pusat pasar di Kecamatan Kertapati, sehingga pengaturan mutlak dilakukan,” ucapnya.
Menurut Aris, dengan posisi pedagang sekarang memang sulit bagi pemerintah untuk menata lingkungan di pinggir Jalan Abikusno dan dengan mundurnya pedagang lebih ke belakang jalan, diharapkan lebih mempermudah dalam pemeliharaan lingkungan.
Salah satu pedagang yang ditemui SINDO, Evi mengaku belum tahu dan bingung dengan adanya rencana penertiban tersebut. Dia mengharapkan pemerintah dapat memperhatikan nasib mereka dengan memberikan tempat berdagang yang layak dan tidak jauh dari lokasi berjualan yang lama. (muhlis/SINDO)









![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Uban dan Semir Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-1765125866195614023860891978010.jpg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Cara Bersisir Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2026/08/be6149a6-8ba4-4cc1-980b-d9d2c0148971_169.jpeg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2022/12/wp-1670064751787.jpg)








Tinggalkan Balasan