Pasar murah yang digelar Forum Komunikasi Keluarga Komering Ulu (Fokku) Kota Palembang di Kec Plaju, kemarin (3/10) diserbu ribuan warga. Pasalnya, harga sembako yang ditawarkan jauh lebih rendah dari harga pasar. Selain itu, stok yang disediakan juga cukup banyak. Misalnya, beras disediakan sebanyak 25 ton untuk lima kecamatan. Sebelum dibuka secara resmi oleh Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra, pasar murah sudah diserbu warga.
Pasar yang digelar di halaman SMA Muhammadya 3 Plaju tersebut menyediakan empat jenis bahan pokok, yakni gula, minyak sayur, beras, dan terigu. Ketua Fokku Kota Palembang Marwan Hasmen menyebutkan, pasar murah akan dilakukan setiap hari pada lima kecamatan yang berbeda.
Pada hari pertama kemarin, dilaksanakan di Kec Plaju yang kemudian disusul Kec Kertapati, Kec Seberang Ulu I, Kec Sako, dan Kec Ilir Barat I. Menurut Sekda Kota Palembang ini, kelima titik wilayah tersebut dipilih dengan dasar pada daerah tersebut masih terdapat kantong-kantong warga kurang mampu.
”Setiap hari kita disiapkan stok masing-masing komoditas sebanyak satu ton per hari, kecuali untuk beras dipersiapkan sebanyak lima ton per hari. Itu jumlah yang kita sediakan. Namun, jika stok habis sebelum pasar selesai, maka stoknya akan ditambah lagi,” kata Marwan.
Sasaran pasar murah yakni warga kurang mampu dan warga yang belum tersentuh bantuan lain dari pemerintah. Pendataan diserahkan kepada pengurus Fokku kecamatan bekerja sama dengan pihak kecamatan. Sistemnya setiap warga yang berhak diberikan kupon gratis, dan pada saat mengambil barang warga baru dikenakan bayaran. Harga yang ditawarkan cukup rendah.
Dia mencontohkan, untuk beras dengan merek Selancar dijual dengan harga Rp3.500 per kg, di pasaran harga beras tersebut dijual dengan harga di atas Rp5.000 per kg. Minyak sayur dalam kemasan merek Fortune dijual Rp8.000 per liter. Di pasar murah lainnya, hanya mampu menjual seharga Rp9.000 per liter. Setiap warga tidak dibatasi untuk membeli dalam jumlah berapa pun.
Namun, warga yang tidak memiliki kupon tidak akan dilayani. Sudah menjadi komitmen Fokku warga yang tidak memiliki kupon, berarti warga yang tidak layak untuk membeli kebutuhan dalam pasar murah. Sementara itu, Gubernur Sumsel Syahrial Oesman melalui Sekda Provinsi Sumsel Musrif Suardi menyatakan sangat mendukung kegiatan yang dilakukan Fokku Kota Palembang.
Diharapkan dengan kegiatan pasar murah ini dapat membantu warga kurang mampu dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri. Namun, kata Musrif, bagi warga yang hendak membeli kebutuhan pada pasar murah diminta untuk tidak saling dorong. Sebab, pihak pelaksana menyediakan stok dalam jumlah yang cukup banyak.
”Menjelang Lebaran biasanya terjadi kenaikan harga-harga kebutuhan. Untuk itu, bagi warga berpenghasilan rendah dibantu dengan pasar murah seperti ini,” katanya. (berli/sindo)









![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Uban dan Semir Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-1765125866195614023860891978010.jpg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Cara Bersisir Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2026/08/be6149a6-8ba4-4cc1-980b-d9d2c0148971_169.jpeg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2022/12/wp-1670064751787.jpg)








Tinggalkan Balasan