infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Pemprov Sumsel Segera Bentuk Sriwijaya Crisis Centre

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) segera membentuk struktur tim Sriwijaya Crisis Centre (SCC). Tim ini dibentuk untuk mengantisipasi bencana alam. Nantinya aktivitas SCC akan dipusatkan di Gedung SCC Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Asisten Ketataprajaan dan Kesra Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Erman Robain Sirodj mengatakan, pembentukan SCC ini merupakan amanat dari presiden dan gubernur, yang mengimbau pemerintah daerah harus tanggap terhadap bencana. Sebab, setiap kali bencana terjadi, rentan memakan korban kepada masyarakat. SCC nantinya beroperasi dan standby selama 24 jam penuh.

”Kita sudah membangun Gedung SCC. Sekarang kita bentuk tim yang akan mengoordinasi semua bagian yang tergabung dalam SCC itu, jangan sampai terjadi tumpang tindih,” ujar Erman pada rapat pembentukan tim SCC di ruang rapat Bina Praja Provinsi Sumsel Kamis (12/6).

Seperti diketahui, sebagai upaya tanggap darurat terhadap bencana, Pemprov Sumsel membangun SCC di lokasi Bandara Internasional SMB II Palembang. Bangunan SCC dibangun di gedung eks Kantor Wilayah Perhubungan dengan anggaran sebesar Rp3 miliar. SCC merupakan kantor tempat menyimpan peralatan dan regu tanggap bencana. Dengan adanya SCC, semua kemampuan yang dimiliki Sumsel dapat dikoordinasi dengan cepat ketika terjadi bencana.

”Semua peralatan kita punya, mulai regu perahu karet, tagana, ambulans, dan mobil pemadam kebakaran.Tetapi, itu semua masih terpisah pada dinas masing-masing,” ujarnya.

Namun, untuk dapat mengoordinasi semua itu, diperlukan suatu tim yang terstruktur dan siap komando. Tidak hanya peralatan, seperti tagana, semua dinas teknis lingkungan pemprov juga terlibat dalam SCC. Dinas PU Bina Marga dengan peralatan beratnya juga akan terlibat sebagai garis depan bencana tanah longsor.

”Semuanya terlibat dan dikoordinasikan lewat komando SCC,” ungkapnya. Erman menjelaskan, saat ini sedang dibahas struktur dan siapa yang bakal ditunjuk menjadi komando SCC. Pembahasan tersebut dilakukan guna menghindari adanya tumpang tindih tanggung jawab. Dengan adanya SCC, kata Erman, diharapkan dapat memudahkan mobilisasi dan koordinasi ketika menghadapi bencana yang terjadi.

”Kita telah membuktikan dengan bencana gempa di Bengkulu dan Tsunami di Aceh sebelumnya, tidak ada tujuan lain hanya memudahkan koordinasi dalam menghadapi bencana,” katanya.

Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkesos) Provinsi Sumsel Fadjri Nashir mengatakan, SCC dibentuk untuk dapat mengoordinasikan semua unit dan satuan tanggap bencana, sehingga tidak akan terjadi tumpang tindih dan atau saling lempar tanggung jawab.

”Ini tidak akan terjadi tumpang tindih, karena juga akan dikoordinasikan bersama-sama unit yang lainnya,” katanya. (berli zulkanedi)*SINDO

30 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600143947


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.650

PERTAMAX TURBO
Rp21.200

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp23.500

DEX
Rp25.350

BRIGHT GAS 12 KG
Rp230.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca