Penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa di wilayah Sumsel sudah sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan survey populasi dan sampel penggunaan narkoba bagi pelajar dan mahasiswa di seluruh provinsi se-Indonesia,S umsel mendapat rangking ke-3 di bawah DKI Jakarta dan Sumut.
”Ini dibuktikan melalui indikator praperensi dari 100 orang pelajar dan mahasiswa, indikator presentase penyalahgunaan narkoba mencapai angka 5,6%,” ujar Penyuluh Madya Bidang Pencegahan BNN Yudi Rusmayadi, seusai Dialog Interaktif bertema ”Badai Narkoba dan Judi Menerpa Artis, Pejabat dan Anak-Anak” di Ball Room Hotel Swarna Dwipa Palembang Rabu (13/2) kemarin.
Yudi menjelaskan, 6% dari 27.000 total responden, terindikasi terlibat penyalahgunaan narkoba. Responden diambil mulai dari pelajar SLTP, SLTA dan Mahasiswa. Yudi menjelaskan, untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba dikalangan pelajar dan mahasiswa diperlukan formulasi yang tepat guna, tidak hanya aparat kepolisian yang bertugas menyelesaikan, akan tetapi warga masyarakat juga dapat berperan aktif dalam memantau perederan dan penyalahgunaan narkoba.
Caranya dengan mengenal lebih jauh, apa itu narkoba, ciri dari anggota keluarga dan lingkungan sekitar yang menggunakan narkoba, serta menginformasikan kepada aparat setempat jika terindikasi di lingkungannya ada warga yang menggunakan narkoba atau bahkan mengedarkan narkoba.
Tujuannya untuk lebih mengikis lebih dalam dan menekan angka penyalahgunaan narkoba di Sumsel dan mengembalikan pelajar dan mahasiswa kembali ke jalur akademisi. Kapolda Sumsel Irjen Pol Ito Sumardi menjelaskan, formulasi paling tepat untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa dengan menyatakan ikrar seperti yang dilakukannya terhadap seluruh jajaran Polda Sumsel.
Yakni, menyatakan ikrar bersama antara polisi, pelajar dan mahasiswa untuk tidak menggunakan narkoba. Bila perlu didampinggi Kapolri, BNN, Diknas, bila terbukti mengunakan narkoba sanksi tegas bagi aparat kepolisian dan PNS adalah dipecat secara tidak hormat.
Kapolda menambahkan, Maret 2008 mendatang, pihaknya bekerjasama dengan Gubernur Sumsel Syahrial Oesman akan mendeklarasikan Sumsel bebas narkoba. Ini merupakan wujud keseriusan Kapolda bersama Gubernur dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di Sumsel. (CR-15/SINDO)









![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Uban dan Semir Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-1765125866195614023860891978010.jpg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Cara Bersisir Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2026/08/be6149a6-8ba4-4cc1-980b-d9d2c0148971_169.jpeg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2022/12/wp-1670064751787.jpg)








Tinggalkan Balasan