infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Sumsel Dijatahi 1,8 Juta Lampu

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Dari 50 juta lampu hemat energi (LHE) yang akan dibagikan PT PLN (Persero) secara gratis, Sumsel mendapat jatah 1.850.000 lampu. Untuk membagikan ke pelanggan, PT PLN kini mencari mitra yang bersedia membagikan sekaligus memasang secara langsung lampu ke rumah pelanggan daya listrik 450 watt tanpa pungutan biaya.

Hal itu diungkapkan GM PT PLN (Persero) Wilayah S2JB, Ir H Dodoh Rachmat MM kepada Sripo di kediaman dinasnya Jl Diponegoro, Selasa (25/12). Menurutnya, belajar dari pembagian LHE tiga tahun sebelumnya, dimana PLN sendiri yang membagikan LHE ke pelanggan dengan cara menunjukan bukti lunas tagihan listrik dan menukarkan tiga lampu pijar eks pakai kepada petugas loket. Ternyata, pola ini banyak kelemahan bahkan terindikasi ada oknum-oknum tertentu memanfaatkannya. “Ada oknum yang sengaja mengumpulkan lampu pijar bekas di lokasi TPA, lalu ia tukarkan dengan LHE di PLN,” ungkap Dodoh.

“Nanti ada petugas yang datang ke rumah dan melihat jenis lampu yang dipakai pelanggan. Jika lampu pijar, petugas langsung akan menggantikannya dengan lampu hemat energi dan tidak ada biaya,” katanya.

Dikatakan Dodoh, pembagian LHE gratis diutamakan bagi pelanggan daya listrik 450 watt karena kelompok pelanggan ini yang paling banyak atau rata-rata 90 persen dari total pelanggan PLN. Misal, di Sumbagsel (Jambi, Bengkulu dan Sumsel) terdapat 1,7 juta pelanggan, 96 persen diantaranya pelanggan rumah tangga dan dari angka ini 90 persen pelanggan rumah tangga kecil (450 watt). Hal serupa ada di Sumsel, dari 700.000 pelanggan, 95 persen golongan rumah tangga dan 90 persen atau 630.000 pelanggan daya 450 watt. Maka pembagian lampu di Sumsel diperioritaskan bagi 630.000 x 3 titik lampu sehingga Sumsel mendapatkan 1,860 juta lampu. “Satu pelanggan mendapat tiga lampu gratis,” katanya.

Kendati sudah memastikan jumlah lampu yang akan didapatkan dari Jakarta, namun Dodoh belum dapat memastikan kapan LHE tersebut dibagikan. Pasalnya, di Jakarta pun masih dalam proses pengadaan sedangkan di Sumsel butuh waktu untuk menunjukan rekanan yang akan membagikannya. (sin/sripo)

•••

8 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600143947


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.650

PERTAMAX TURBO
Rp21.200

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp23.500

DEX
Rp25.350

BRIGHT GAS 12 KG
Rp230.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

One response to “Sumsel Dijatahi 1,8 Juta Lampu”

  1. petugas PLN masih belum profesional ?

    Ternyata, meski jargon profesionalitas sudah didengungkan oleh para petinggi di republik ini, namun tidak semua instansi pemerintah, bumn, perusahaan daerah atau apalah namanya yg operasionalnya memakai DUIT RAKYAT, melaksanakan dengan baik dan tertib….

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca