Situasi politik di Kab. Empat Lawang semakin memanas. Prokontra terhadap kepemimpinan Penjabat Bupati Empat Lawang Abdul Shobur terus menguat. Setelah aksi mosi tidak percaya enam kepala desa (kades) terhadap kepemimpinan H Abdul Shobur sebagai Penjabat Bupati Empat Lawang, Senin (17/9) lalu di Kantor DPRD Sumsel dan Pemprov Sumsel, terjadi aksi tandingan mendukung kepemimpinan H Abdul Shobur. Siang kemarin, puluhan massa yang mengatasnamakan Forum Pemuda Empat Lawang (FP4L) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumsel.
Aksi massa tersebut meminta masyarakat berpikir objektif terhadap kepemimpinan H Abdul Shobur sebagai Penjabat Bupati Empat Lawang. Koordinator Lapangan FP4L Apriyanto menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan H Abdul Shobur karena dinilai berhasil dalam mengemban amanah.
Dia juga meminta oknum- oknum yang memiliki kepentingan politis untuk tidak mencari-cari kesalahan.”Kalaupun ada keluarga atau saudara yang ingin mencalonkan diri sebagai Bupati Empat Lawang, bersaing dengan sehat dan jangan menjelekkan dan mencari kesalahan orang lain.Belum tentu orang yang dijelekkan akan lebih baik daripada orang yang menjelekkan,” seru Apriyanto yang disambut teriakan para demonstran.
Apriyanto menjelaskan, aksi mosi tidak percaya kades beberapa waktu lalu ke Kantor Gubernur sangat diragukan. Sebab, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ada kades yang sudah tidak menjabat lagi sebagai kades. Hal ini, kata dia, telah menunjukkan kepentingan politis untuk menjatuhkan Penjabat Bupati Empat Lawang H Abdul Shobur.
”Kalau saja mereka (para k0ades) tidak murni lagi menyuarakan kepentingan, mau dibawa ke mana nanti Empat Lawang. Ini hanya ambisi orang-orang yang tidak bertanggung jawab,”sesalnya. Koordinator Aksi Arief Rahman mengatakan,dari aksi para kades yang tidak objektif tersebut, jumlahnya hanyalah sedikit. Dia menjelaskan, jumlah desa di Kab Empat Lawang sebanyak 152 desa, sementara yang melakukan aksi mosi tidak percaya hanya 6 kades.
”Jadi, masih ada 146 desa lagi yang menginginkan pembangunan Kab Empat Lawang berkelanjutan,” tegasnya. Mengenai kewenangan menilai kinerja H Abdul Shobur, menurut Arief, diserahkan sepenuhnya kepada Gubernur Sumsel Syahrial Oesman. Dia berharap agar Gubernur dapat berpikir jernih dalam menentukan keputusan yang bijaksana demi pembangunan yang terbebas dari kepentingan politis.
”Kita yakin Gubernur bisa arif menilai kepemimpinan H Abdul Shobur,” jelasnya. Aksi massa yang berlangsung sekitar 30 menit kemarin, diterima Asisten III Setda Pemprov Sumsel H Eddy Djunaidi AR. Dalam perbincangan dengan para demonstran, Eddy menjelaskan, saat ini Gubernur sedang tidak berada di tempat karena meninjau lokasi banjir di Kab Muara Enim.
Aspirasi yang disampaikan, jelas dia, akan diterima dengan baik dan dia berjanji akan meneruskannya kepada Gubernur untuk ditindaklanjuti.” Saya minta saudara-saudara bersabar, aspirasi ini akan saya teruskan,” pungkasnya.
Shobur juga membantah tudingan bahwa dirinya sudah melakukan kampanye dan akan mencalonkan diri pada Pilkada Bupati Empat Lawang. Mengenai desakan agar dia dicopot, Shobur menyerahkannya kepada Gubernur selaku atasannya. ”Saya siap dicopot kapan saja,”ujarnya. (siera s/alfrenzi panggarbesi/sindo)










![[Haji 2026] Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-17651238078967579517144181915436.jpg)









Tinggalkan Balasan