Pernyataan politikus Austria, Susanne Winter, mengenai Nabi Muhammad SAW dan kita suci Alquran kembali mengingatkan kuatnya Islamphobia di Eropa.
Saat berkampanye dalam pemilihan umum (pemilu) lokal Graz, Senin (14/1), Winter dari kubu konservatif, Partai Kebebasan, mengatakan Muhammad adalah seorang penyiksa anak dan menulis Alquran ketika serangan epilapsi menghantam dirinya. Berbicara di depan 3.000 pendukungnya, Winter juga memperingatkan Austria menghadapi bahaya tsunami dari imigrasi Muslim.
Pernyataan ini segera mengundang beragam reaksi. Presiden Austria, Heinz Fischer, Selasa (15/1), dengan keras mengutuk pernyataan Winter yang menyerang Islam. Saat menggelar pesta menyambut tahun baru untuk kalangan diplomat di Wina, Fischer mengatakan pernyataan Winter sama sekali tidak menyuarakan sikap rakyat dan pemerintah Austria.
”Oleh karena itu kita menjaga jarak dengan pernyataan itu,” tegas Fischer seperti dikutip harian cetak, Wiener Zeitung. Sementara Kementerian Luar Negeri Austria sendiri langsung mengeluarkan peringatan kepada misi diplomatik Austria di negara sahabat, khususnya negara Muslim. Menteri Luar Negeri, Ursula Plassnik, mengatakan pernyataan itu jelas sebuah provokasi.
Dari Graz, anggota Partai Hijau, Lisa Ruecker yang menjadi saingan politik terkuatnya mengatakan Winter melangkah terlalu jauh. Sementara anggota Partai Sosial-Demokrat, Karl-Heinz Herper, mengatakan partainya tidak akan menjalin kerja sama apapun dengan partai Winter terkait dengan pandangan politiknya mengenai Islam. Lebih lanjut Herper mengatakan sebuah pemeriksaan perlu digelar atas Winter karena pernyataannya yang menghasut dan menebarkan kebencian.
Wakil Wali kota yang juga salah satu petinggi Partai Sosial-Demokrat, Graz Walter Ferk, mengatakan pernyataan Winter merupakan pernyataan yang sarat dengan rasisme dan diskriminasi terhadap komunitas Muslim yang menetap di Austria selama bertahun-tahun.
Juru bicara Komunitas Muslim Austria, Omar Al-Rawi, mengatakan pernyatan Winter itu menunjukkan kebenciannya atas Islam kini telah mencapai level yang memuakkan. Al-Rawi juga mengatakan pernyataan itu sama sekali tidak benar dan tidak memiliki rasa penghormatan kepada pemeluk agama lain.
Anas Schakfeh, presiden organisasi tersebut, mengatakan ia tidak bisa menampik kemungkinan terjadinya aksi kekerasan atas pernyataan Winter meski ia lebih mengedepankan perdamaian.
Winter kini mulai merasa tak nyaman setelah mengeluarkan pernyataan yang melecehkan Islam dan Muhammad. Winter dilaporkan menyewa sejumlah pengawal pribadi untuk menjaga keamanan dirinya. Jajak pendapat yang digelar OGM menunjukkan 69 persen responden menilai pernyataan Winter sebagai sesuatu yang tidak bisa diterima. Mereka berpandangan partai-partai politik seharusnya tidak mengkritik Islam, salah satu agama yang diakui oleh pemerintah. (Ian/Republika)









![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Uban dan Semir Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-1765125866195614023860891978010.jpg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Cara Bersisir Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2026/08/be6149a6-8ba4-4cc1-980b-d9d2c0148971_169.jpeg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2022/12/wp-1670064751787.jpg)








Tinggalkan Balasan