Cinta merupakan perasaan yang penting dalam kehidupan manusia. Manusia hadir ke dunia ini sebagai buah cinta dari kedua orang tua. Cinta adalah faktor utama dalam membentuk keluarga dan mengikat individu untuk saling membantu.
Secara singkat, cinta adalah faktor penting dalam membentuk hubungan sosial yang harmonis di antara manusia. Cinta mengikat seseorang dengan keluarganya, masyarakat, dan tanah airnya. Cinta pula yang mendorong manusia untuk mengorbankan harta dan jiwanya untuk membela keluarga, masyarakat, dan tanah airnya.
Lihat Juga
Dalam dunia bisnis, kita juga dituntut untuk mencintainya. Rasulullah Saw, berdagang diiringi dengan cinta. Apabila orientasi orang lain dalam berbisnis adalah untuk mencari keuntungan semata, maka berbeda dengan Rasulullah Saw. Beliau memang mencari keuntungan materi, namun tidak menggunakan hal itu sebagai satu-satunya tujuan, apalagi sampai menjadi sarana berbuat zalim kepada orang lain, dalam hal ini konsumennya. Beliau senantiasa berusaha agar bisnisnya memberikan manfaat kepada orang lain dengan cara tidak berbuat zalim kepada mereka dalam bertransaksi.
Energi cinta memang sangat dahsyat. Perasaan cinta yang besar akan menumbuhkan daya tahan seseorang terhadap penderitaan, tidak mudah menyerah dan rasa tanggung jawab yang besar. Jika Anda mencintai diri Anda, maka Anda tidak ingin diri Anda hanya sebagai seonggok daging yang mampu berjalan atau mayat hidup. Jika Anda mencintai diri Anda, maka Anda akan berusaha dengan sekuat tenaga dan sepenuh hati, tanpa mengenal lelah, untuk menjadikan diri Anda orang yang terpandang dan berguna. Jika Anda mencintai keluarga, tentu Anda akan berusaha menjaga nama baik, memastikan mereka bahagia tidak terlantar dan bersedih hati, dan menjadikan mereka dipandang oleh masyarakat sekitarnya.

Begitu pula dengan hal bisnis, jika Anda mencintai bisnis yang Anda geluti, baik di bidang perdagangan, pertanian, dan yang lain, maka Anda akan melakukannya dengan sepenuh hati,tanpa mengenal rasa lelah dan malas. Anda akan selalu memikirkan bagaimana bisnis Anda akan berkembang pesat dan melahirkan orang-orang yang juga andal di bidang tersebut.
Namun, sebaliknya jika seseorang tidak mempunyai perasaan cinta yang besar pada diri maupun bisnisnya, ia tidak akan memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menanggung deritanya, cemoohan, rasa malu, hinaan, dan daya juang yang tinggi. Karena mereka tidak tahu, mengapa mereka harus menderita,mengapa mereka harus berjuang.
Dengan demikian, jika Anda ingin menjadi orang sukses, pertamna yang harus anda miliki adalah perasaan cinta. Tumbuh dan kembangkan perasaan cinta kepada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Maka akan tumbuh pada diri anda kekuatan untuk bertindak dan berbuat sesuatu dan mampu menahan setiap derita yang Anda temui di tengah jalan.***
Wallahu a’lam
***Rujukan: 88 Strategi Bisnis ala Rasulullah yang Tak Pernah Rugi; Ahmad Jarifin; 2019; halaman 18-19









![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Uban dan Semir Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-1765125866195614023860891978010.jpg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Cara Bersisir Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2026/08/be6149a6-8ba4-4cc1-980b-d9d2c0148971_169.jpeg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2022/12/wp-1670064751787.jpg)








Tinggalkan Balasan