infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Pendapatan Petani Padi di Muba Masih Rendah

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Sektor pertanian di Kabupaten Muba belum mampu memotivasi para petani untuk mengembangkan produk persawahan. Hal itu disebabkan masih rendahnya pendapatan petani. Akibatnya, hasil persawahan pun berkualitas rendah. Pengembangan komoditas unggulan pertanian Muba, seperti padi, jagung, dan palawija, masih kalah jika dibandingkan sektor perkebunan. Kebun kelapa sawit dan karet dinilai lebih menjanjikan kesejahteraan bagi para petani dan terbukti sektor tersebut maju cukup pesat.

“Banyak faktor yang menyebabkan rendahnya mutu produk. Di antaranya, persoalan kepemilikan areal persawahan yang masih terbatas dan penanganan pascapanen yang belum maksimal,” kata Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Pertanian Kabupaten MubaAhmad Juahir Selasa (6/5) kemarin.

Staf Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan Dessy Natalia menyebutkan, peningkatan mutu hasil produksi beras Muba bisa ditingkatkan. Menurutnya, potensi sawah pasang surut mencapai 30.000 hektare, sawah lebak mencapai 20.000 hektare, dan sawah tadah hujan mencapai 425 hektare. “Kita berupaya keras meningkatkan pendapatan petani dengan program berkelanjutan. Kita terus menggali potensilahanyangsebenarnya cukup potensial,” katanya. (retno palupi)

•••

118 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

4 responses to “Pendapatan Petani Padi di Muba Masih Rendah”

  1. Avatar satria
    satria

    bagi petani yang membutuhkan pupuk majemuk kami menyediakan NPK super 15:15:15

  2. Avatar satria
    satria

    bagi petani yang membutuhkan pupuk majemuk kami menyediakan NPK super 15:15:15 hubungi kami di 081929858844

  3. Avatar Ridwan Iskandar

    Selama petani tdk difasilitasi pemerintah melalui koperasi menjadi distributor/penyalur pupuk, menjual sendiri padi/beras dengan harga yg layak kepada bulog, pengadaan mesin giling padi, traktor tangan, penyediaan gudang penampungan padi jangan diharap nasib petani akan berubah. Saat ini para kapitalis lokal (maaf kebanyakan dari etnis CINA) dg kaki tangannya katanya membantu petani dg memberikan kredit kepada petani kemudian hasil panen dijual kpd mereka dg harga rendah di Palembang (Sumsel) hanya tiga orang kapitalis lokas cukong CINA yg menguasai stock beras, BOLUG seharusnya tdk menjadi boneka CINA, oknum pejabat Pemerintah tdk berkutik menghadapi para kapitalis etnis CINA ini karena sudah KKN, kita berharap HKTI dibawah Prabowo nantinya akan melibas ini semua, mudah-mudahan Prabowo terpilih jadi RI-1, Insya Allah akan beres semuanya, Amin

  4. Avatar Endy Ardhie

    Great post, Thanks for share.. 😀

    Please visit my blog,
    http://satyap06.student.ipb.ac.id/

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca