Setelah dimekarkan menjadi tiga kabupaten, Ogan Komering Ulu (OKU) sempat tertinggal, khususnya di sektor pertanian. Sebab itu, Kab OKU kini lebih fokus di sektor pertanian. Menurut Kepala Dinas Pertanian, Tanaman, Pangan, dan Holtikultura Kab OKU Erlan Efendi, masih banyak potensi lain yang dimiliki Kab OKU, selain persawahan dan holtikultura. Mulai tahun lalu, Pemkab OKU sudah mulai mengejar ketertinggalan dengan membangun sejumlah fasilitas pertanian, seperti Balai Benih Ikan (BBI) dan Balai Benih Agrobisnis (BBA).
BBI, terang Erlan, mengambil lokasi di Desa Blambangan Kec Pengandonan. Pembangunan tahap pertamanya sudah dilakukan, tinggal menunggu tahapan kedua sebelum diresmikan. Sedangkan BBA dipusatkan di Desa Raksajiwa Kec Semidang Aji. ”Dengan hadirnya dua tempat ini, kita berupaya agar sistem agrobisnis dan mutu bahan olahan produksi perkebunan di tingkat petani dapat menuju standar nasional,” harapnya.
Semua ini dilakukan semata-mata sebagai wujud kepedulian Pemkab OKU terhadap kondisi petani. Sehingga sumber daya domestik di Kab OKU dapat dimanfaatkan seefisien mungkin. Realisasi program tersebut, kata dia lagi, tak luput dari potensi sumber daya potensial yang tersedia.
Seperti BBI yang dibangun mulai tahun 2006 lalu. Di sana, telah rampung sedikitnya 10 kolam benih ikan di atas lahan seluas 1,5 hektare. Di area itu, terdapat pula beberapa gedung sebagai sarana penunjang. Selain tempat pembenihan, kolam itu nantinya akan dijadikan sebagai lokasi budidaya ikan air tawar.
Selain BBI, Pemkab OKU juga mengembangkan Balai Benih Agrobisnis (BBA) di Desa Raksajiwa Kec Semidang Aji. Desa ini dipandang layak untuk dikembangkan BBA karena letak dan struktur tanahnya yang mendukung. Di lokasi yang menghabiskan luas areal sekitar 5 hektare ini, sambung dia, telah ditanami berbagai tanaman palawija, seperti kacang-kacangan, sayur- sayuran, dan durian bangkok serta banyak lagi.
Tak hanya itu, di tempat ini juga terdapat peternakan kambing jenis Etawa sebanyak 20 ekor dan ayam pelung sebanyak 50 ekor. Tahun depan, pihaknya berencana mengembangkan Balai Pembibitan Hewan. Rencananya, pembangunan fasilitas di atas lahan 20 hektar di Desa Kurup Kec Lubuk Batang akan dimulai tahun anggaran mendatang. Di tempat ini, akan dikembangkan berbagai jenis hewan ternak, seperti sapi, kambing dan sebagainya. (fakhrur/sindo/infokito)


















Tinggalkan Balasan