infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Pasien Gizi Buruk Berharap Bantuan Dermawan

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Sebagai  daerah surplus beras, bukan jaminan bagi Kabupaten Lahat untuk tidak terhindar dari penyakit gizi buruk. Salah seorang warganya, Deta Mayada Aulia, warga Desa Prabu Menang, Kecamatan Kikim, kini sedang terbaring lemah di ranjang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat akibat menderita gizi buruk.

Kasi Pengawasan dan Pengendalian Pasien RSUD Lahat Isa Ansyori mengatakan, balita berusia 15 bulan yang sudah dirawat dua hari ini menderita kurang energi protein (KEP),hingga menyebabkan pertumbuhan balita ini terhambat.

“Berdasarkan laporan tim dokter, kondisi balita ini cukup menyedihkan. Kendati sudah berusia 1,3 tahun, berat badannya hanya 5,2 kg.Bahkan,kondisi lengan dan kakinya sangat kurus sekali,” kata Isa Ansyori di RSUD Lahat Rabu kemarin.

Keberadaan Deta Mayada Aulia ini, menurut dia, menambah daftar panjang penderita gizi buruk di Kabupaten Lahat yang ditangani RSUD Lahat. Terhitung sejak Januari–April, sekurangnya sudah ada enam pasien gizi buruk, termasuk Deta Mayada Aulia, yang dirawat di RSUD Lahat.

“Ada memang yang murni disebabkan gizi buruk, tetapi tidak semuanya. Beberapa pasien yang kita tangani ternyata mengidap penyakit lain, yang berimbas pada penurunan nafsu makan sehingga asupan gizi pun kurang,” tukasnya.

Yeni, ibunda Deta Mayada Aulia, mengatakan bahwa pada saat dilahirkan, kondisi anaknya sangat normal sekali. Pada waktu lahir berat badannya mencapai 2 kg. Dia tidak mengetahui penyebab penyakit anaknya tersebut. Namun, menurut dia, dalam pola makan terlihat normal-normal saja.

“Gejala gangguan kesehatan, seperti jantung ini, baru dialami anak saya sekitar dua bulan ini. Sebelumnya tidak ada masalah apa-apa, meskipun berat badannya tidak seideal anakanak lain yang seusia dengannya. Karena takut ada apaapa, lalu saya bawa ke rumah sakit ini,” ujar Yeni lirih.

Dia menjelaskan, dalam soal makan,anaknya tersebut memang memiliki masalah yang cukup serius, yakni jumlah makanan yang ditelannya sedikit sekali.

“Karena kehidupan keluarga kami pas-pasan, jadi jumlah makanan yang saya berikan kepada anak saya pun sangat terbatas,” ujar perempuan yang telah diceraikan suaminya ini.

Melalui SINDO, Yeni yang mengaku masih menumpang di rumah orang tuanya ini berharap uluran tangan dermawan untuk bisa membantu kebutuhan hidup dan biaya pengobatan anaknya. (adi sulistyono)

49 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600143947


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.650

PERTAMAX TURBO
Rp21.200

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp23.500

DEX
Rp25.350

BRIGHT GAS 12 KG
Rp230.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

One response to “Pasien Gizi Buruk Berharap Bantuan Dermawan”

  1. Avatar leelly
    leelly

    ya inilah gambaran wajah indonesia… masyarakat miskin dimana mana.. dan pemerintah sendiri dimana mana malah sibuk dengan segala kegiatannya yang berlumurkan kemewahan dan berfoya-foya.

    gizi buruk adalah salah simbol kegagalan pemerintah dalam mensejahterakan rakyatnya. tidak hanya pemerintah [pusat bahkan pemerintah daerahpun sama-sama telah gagal dalam mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyatnya. sedang mereka dengan enaknya berleha-leha menikmati fasilitas negara dengan segala tunjangan mewah lainnya. belum wakil rakyat yang katanya memperjuangkan nasib rakyat malah mengghisap darah rakyat bak drakula… hingga terjadilah pemiskinan dimana-mana.

    azabkah ini buat bangsa yang besar seperti bangsa indonesia???
    jika azab, mengapa kemalangan dan penderitaan selalu kena kepada rakyat jelata?????
    astagfirullahi min dzalik.

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca