infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Pemkot Palembang Segera Batasi Pembangunan Tower BTS

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Pemkot Palembang segera membatasi pembangunan menara (tower) BTS (base transceiver station) seluler yang kian menjamur. Polanya dengan sentralisasi atau disebut menara bersama sehingga menepis anggapan Kota Palembang seperti hutan menara. Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra sangat setuju pembangunan menara bersama.

”Sementara ini di Palembang ada sekitar 10 operator seluler. Kalau semua operator membuat tower masing-masing, tentu nantinya Palembang jadi hutan tower, ”kata Eddy Kamis kemarin.

Dia mengungkapkan, pembangunan menara bersama dapat mengurangi kepadatan lalu lintas seluler dan bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kota Palembang. Sebab, pemasukan selama ini hanya dari pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB).

Regulasinya nanti, pemkot akan mengendalikan menara operator telepon. ”Masih kita kaji lagi bagaimana proses perizinan tower bersama ini,” katanya.

Pengendalian menara BTS itu bisa melibatkan pihak ketiga dalam operasionalnya. Sebab, mungkin tidak bisa dilakukan pemkot sendiri, perlu menggandeng pihak lain untuk membangun dan mengoperasikan.

Eddy yakin, jika nantinya satu menara BTS digunakan beramai-ramai, dampaknya akan bagus. Sebab, menara-menara tidak bertebaran di mana-mana dan tetap dalam pemantauan.

“Satu tower nanti bisa disewa oleh semua operator. Tidak lagi sendiri-sendiri buat tower,” tukasnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan, untuk menara BTS yang telah berdiri akan disesuaikan hingga berakhir masa berlakunya. Dengan begitu, maka bisa disarankan untuk bergabung dengan menara yang telah ditentukan.

Direktur Utama PT Tradisi Cakrawala Network (TCN) Ramli Sutanegara yang juga investor untuk membangun menara bersama ini menjelaskan, keberadaan menara tersebut dapat menyerap seluruh operator yang ada.

Satu menara nantinya dapat disewa 3–4 provider. Pihak PT TCN berencana akan membangun 30 menara dengan investasi masing-masing satu menara Rp1,5–2 miliar.

”Yah, perkiraan kita bisa Rp60–70 miliar untuk semua tower. Kita tidak ingin Palembang menjadi hutan tower,” imbuhnya. Mengenai lokasi yang bakal dibangun, masih akan dibicarakan lebih lanjut. (siera syailendra/SINDO)

•••

88 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600143947


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.650

PERTAMAX TURBO
Rp21.200

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp23.500

DEX
Rp25.350

BRIGHT GAS 12 KG
Rp230.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

One response to “Pemkot Palembang Segera Batasi Pembangunan Tower BTS”

  1. Avatar ouja

    kemungkinan tabrakan signalny gmn kl jadi hutan menara O_O

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca