Angkutan Kereta Api Mahasiswa UNSRI dengan rute kota Palembang-Inderalaya, Senin (3/3) kemarin resmi beroperasi. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Sumsel Ir. H. Syahrial Oesman, MM dan pemotongan pita oleh Rektor Unsri Prof. Badia Parizade, yang dirangkai dengan acara pemecahan guci oleh Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan (Dephub) Wendy Aritenang didampingi Direktur Utama PT. KAI Ir Ronny Wahyudi, Kadishub Pemprov Sumsel Akhmad Nadjib, serta pejabat lainnya.
Untuk mempermudah mahasiwa, tarif yang rencananya Rp 4.000 diperkecil menjadi Rp 3.000 per penumpang. Untuk itu pemerintah daerah mensubsidi Rp 1.000 yang dananya diambil dari APBD.
“Saya subsidi Rp 300 juta per tahun untuk meringankan beban mahasiswa, sehingga mereka tidak perlu menghabiskan ongkos yang terlalu besar untuk tiba kekampus mereka,” ungkap Syahrial.
Stasiun Kereta Api Unsri sendiri berdiri pada areal seluas 5.005 m2, dengan luas bangunan 880 m2 dan panjang 63 meter, yang ditunjang dengan beragam fasilitas, seperti kafe, taman, fasilitas internet, dan restoran.
Untuk saat ini, jadwal keberangkatan kereta dari Stasiun Kertapati pada pukul 07.00 WIB dan 09.00 WIB. Selanjutnya berangkat dari Inderalaya ke Kota Palembang pada pukul 08.00 WIB dan 14.00 WIB. Kapasitasnya sekali jalan Kereta Rel DIesel (KRD) ini bisa mengangkut sebanyak 600 penumpang. [iatekunsri/infokito]










![[Haji 2026] Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-17651238078967579517144181915436.jpg)









Tinggalkan Balasan