Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsri ‘menantang’ pasangan calon kepala daerah di Sumsel untuk menandatangani kontrak politik. Kontrak politik yang ditawarkan tersebut dinilai sebagai komitmen awal dari pasangan calon dalam membangun masyarakat Sumsel.
Presiden Mahasiswa Unsri Aang Kunaifi, Senin (25/8) mengatakan, mahasiswa akan menawarkan kepada setiap pasangan calon. Bila memungkinan mahasiswa akan datang ketempat pasangan calon dimana mereka mau ditemui. “Dimana mereka bersedia ditemui, kita akan datangi dan menyodorkan kontrak politik untuk ditandatangani,” ujar Aang.
Menurut Aang, ada banyak hal yang ditawarkan kepada pasangan calon dalam kontrak politik tersebut. Ada 8 poin kontrak yang ditawarkan kepada calon, diantaranya pendidikan, kesehatan, hukum dan sebagainya.
Dari kacamata mahasiswa, apa yang dikampanyekan pasangan calon ada dua hal besar yang tawarkan kepada masyarakat yakni pendidikan dan kesehatan.
Namun diharapkan dua hal yang sangat dibutuhkan masyarakat tidak dipolitisasi oleh para calon untuk kepentingan sesaat dalam menarik simpati pemilih.
“Dua hal itu jangan dipolitisasi tetapi benar-benar menjadi komitmen dalam membangun Sumsel,” ujar Aang. (Soegeng Haryadi/SRIPO)


















Tinggalkan Balasan