Sejumlah SPBU yang ada di wilayah Kabupaten Ogan Ilir (OI), masih melayani pembelian BBM, baik Premium maupun solar, menggunakan dirigen, drum hingga truk yang membawa tangki. Diduga pembelian BBM tersebut illegal, karena dilakukan secara diam-diam.
Menurut laporan harian Sripo, pada Sabtu (1/3) kemarin, beberapa SPBU itu, diantaranya di SPBU di jalan raya Lintas Inderalaya di daerah Pipa Bengkok dan Pulau Semambu, Kecamatan Inderalaya Utara. Kendaraan mobil yang membawa dirigen, drum hingga truk membawa tangki ini biasanya mengisi di waktu malam hari, ketika tidak banyak pengendara yang mengisi kendaraannya di sana.
Seperti di SPBU Pipa Bengkok, sempat tergambar kendaraan pribadi jenis kijang minibus nopol BG 4672 NA yang melakukan pengisian premium menggunakan beberapa dirigen berukuran 20 liter ataupun mobil truk nopol BG 8773 yang melakukan pengisian solar dengan menggunakan dirigen setinggi setengah tinggi drum. Hal yang sama terlihat di SPBU Pulau Semambu.
Para pemilik kendaraan ini dengan mudah membeli BBM di tempat tersebut. Cukup memarkir di depan pompa BBM, menurunkan dirigen dan memarkirkan kendaraan di dalam kompleks SPBU. Selanjutnya dirigen tadi satu persatu diisi dan dibawa naik ke dalam kendaraan. Sementara untuk truk yang membawa drum, pengisian dilakukan lebih hati-hati. Pada saat mengisi drum, biasanya truk ditutupi oleh kendaraan lebih besar, seperti truk beroda dua belas.
Petugas SPBU Pipa Bengkok yang tidak ingin disebutkan namanya, mengaku, mereka biasa melakukan pengisian bensin atau solar. Petugas ini mwenampik, jika mereka memberlakukan tarif lebih untuk BBM yang mereka jual. Namun mereka tidak menampik, biasanya mereka mendapat uang rokok.
“Ada apa kak, nanyain penjualan menggunakan drum. Mereka yang membeli bensin ini, orang yang jauh-jauh. Kami tidak bisa tidak melayaninya. Kalau mau jelasnya, temui saja pimpinan kami. Kalau hari ini, bwelum sdatang,” ujar petugas SPBU Pipa Bengkok, tak berbeda dengan petugas SPBU Pulau Semambu menegaskan mereka hanya lah karyawan saja.
Warga sekitar SPBU Pulau Semambu menambahkan, hampir setiap tengah malam, melakukan pengisian solar. Truk membawa solar ini biasanya memarkirkan kendaraan mereka di seputaran SPBU.
“Biasanya truk yang membawa drum dari perusahaan, karena ada yang mengawal menggunakan seragam sekuriti. Tapi, ada juga tidak dikawal,” jelas warga tadi, mendukung rencana Polsda yang akan menyelidiki SPBU yang menjual BBM ke indusdri.
“Pantas, masyarakat yang ingin beli bensin, cepat habis. Padahal BBM tadi kan, subsidi untuk masyarkat kecil. Bukan untuk industri,” jelas warga tadi. (ono/SRIPO)









![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Uban dan Semir Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-1765125866195614023860891978010.jpg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Cara Bersisir Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2026/08/be6149a6-8ba4-4cc1-980b-d9d2c0148971_169.jpeg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2022/12/wp-1670064751787.jpg)








Tinggalkan Balasan