infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Warga Keluhkan Harga Tabung Gas

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Warga penerima bantuan konversi energi di Palembang mengeluhkan harga tabung gas isi ulang tiga kilogram yang mencapai Rp 13.500-Rp 15.000, jauh di atas harga yang ditetapkan pemerintah, Rp 12.750. Mereka terpaksa membeli tabung isi ulang di pengecer karena agen dan pangkalan yang menjual tabung dengan harga standar jauh dari rumah tinggal mereka.

Tingginya harga tabung gas isi ulang ini terpantau di Kebun Bunga, Kemuning, Bukit Kecil, Sukarami, dan sejumlah tempat lain. Harga jual eceran kepada konsumen bervariasi dari Rp 13.500 hingga Rp 15.000 per tabung.

Menurut Firlando Sefta (34), warga Kemuning, warga sudah mulai rutin menggunakan gas dan mengakui penggunaan gas lebih irit ketimbang minyak tanah. ”Lagi pula, minyak tanah masih sulit didapat dalam beberapa pekan terakhir. Kalau mau beli, harus antre lama berjam-jam di pangkalan. Memang lebih baik memakai gas,” ucap Firlando.

Setelah menggunakan gas sekitar tiga pekan, Firlando kesulitan memperoleh tabung isi ulang ukuran tiga kilogram dengan harga jual yang standar. ”Karena itu, sudah dua kali ini saya hanya membeli tabung gas di pengecer dekat rumah. Harganya juga berubah-ubah, dari Rp 13.500 hingga sekarang Rp 15.000,” katanya.

Kepala Humas Pertamina Unit Pemasaran II Robert MV menjelaskan, Pertamina belum mengatur standardisasi harga tabung konversi hingga tingkat pengecer. Selama ini Pertamina hanya mengatur harga jual resmi di tingkat pangkalan dan agen sebesar Rp 12.750.

Menurut dia, perbedaan harga tersebut terjadi karena mekanisme pasar. Robert menilai wajar jika pengecer menjual dengan harga lebih tinggi dari harga pangkalan dan agen. ”Tapi, menjadi masalah besar jika pangkalan dan agen menjual dengan harga lebih tinggi dari harga resmi. Jika ada pihak yang tahu, lebih baik dilaporkan ke Pertamina,” ucap Robert.

Mengenai perkembangan program konversi energi di Kota Palembang, Robert menjelaskan, pada tahap pertama ini Pertamina dan distributor sudah menyelesaikan pembagian tabung beserta kompor sebanyak 50.000 unit kepada warga miskin.

Distribusi tahap pertama dipusatkan di Kecamatan Sukarami, Kemuning, Ilir Timur II, dan Alang Alang Lebar. Hingga akhir Januari 2008, Pertamina sudah menjual 10.000 tabung gas isi ulang. ”Artinya, sebanyak 20 persen dari total 50.000 tabung yang dibeli oleh masyarakat,” katanya. (ONI/KOMPAS)

320 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137768


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp220.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp106.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

4 responses to “Warga Keluhkan Harga Tabung Gas”

  1. Avatar leelly
    leelly

    program yang dipaksakan…..

    masih mending dalam wilayah perkotaan program ini bisa jalan,
    bagaimana dengan wilayah pedesaan, sementara minyak tanah sudah langka sedang kan bantuan gas belum juga tiba…. sedang kebanyakan warga sudah terlanjur meninggalkan cara lama dalam memasak yaitu dengan kayu bakar, saat mereka sedang tenang menggunakan kompor minyak eeeehh.. malah ada program pemaksaan harus pake elpiji..

    kenapa pemerintah tidak membiarkan masyarakat saja yang memilih mau menggunakan bahan bakar apa.. kenapa saat tabung gas belum sepenuhnya tiba ditangan masyarakat malah minyaknya sudah menghilang…..??

    yah bagi Bapak Bapak Ibu Ibu pejabat yang sudah punya gas tak jadi soal..!
    bagaimana dengan rakyat kecil.. dipedesaan.. jangankan mau tukar tabung gas… beli kebutuhan sehari hari aja sulit…

    seharusnyalah penetapan kebijakan diiringi dengan pemikiran dan rasa sensitifitas yang tinggi terhadap rakyat.

    ingat… indonesia bukan hanya untuk masyarakat KAYA saja…

  2. Avatar uwinarno

    Berita terbaru yang 3 kg banayk dicuri orang

  3. […] kebutuhan masyarakat akan ketersediaan tabung gas tersebut membuat makin maraknya pencurian tabung gas 3 kg […]

  4. Avatar amin
    amin

    yah.. di kab. bulukumba sul sel juga belum ada penetapan harga HET kami selaku pangkalan gas 3kg, merasa di rugikan karna harga pangkalan dan pengecer sama haraga Rp.18.000. di tambah lagi ada agen yang langsung menjual ke pengecer, Tolong bagaimana solusinya supaya kami selaku pangkalan tidak di rugikan oleh oknum agen tersebut, karna menurut ketentuan pertamina agen tidak boleh menjual langsung ke pengecer

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca