Dari 218 desa yang ada di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, tinggal 86 desa atau sekitar 39% yang belum teraliri listrik. Kendala utama yang dihadapi pemerintah karena jauhnya jarak desa-desa itu dari jaringan listrik yang telah terpasang.
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Muba HM Zuher Effendi mengatakan, untuk mengatasi hal itu Pemkab Muba melalui pihaknya telah melakukan berbagai langkah seperti pembangunan beberapa pembangkit listrik dan pendirian tiang-tiang jaringan listrik ke daerah pelosok. Langkah itu diambil disebabkan PT PLN tidak sanggup melayani penduduk yang berada di desa-desa terpencil itu.
”Karena menunggu PLN akan sangat lama,maka Pemkab berinisiatif membangun pembangkit sendiri dan jaringan sendiri untuk melayani masyarakat. Seingat saya anggaran kita untuk melistriki desa-desa itu mencapai Rp185 miliar untuk dua tahun anggaran,” katanya ditemui harian SINDO, Senin (21/1) kemarin.
Zuher mengungkapkan, secara perhitungan ekonomis investasi, pembangunan pembangkit dan jaringan listrik ke daerah pelosok memang sangat tidak menguntungkan. Akan tetapi sebagai tanggung jawab pemerintah kepada rakyatnya, maka pembangunan itu harus segera direalisasikan.
”Walau mereka jauh di pelosok kan warga Muba juga, jadi ya tetap menjadi tanggung jawab kita,” ujarnya. Sementara itu Kasubdin Energi DPE Kabupaten Muba Marwan Saragih mengatakan, hingga akhir tahun 2007 lalu tercatat 132 desa di Muba telah teraliri listrik. Sedangkan sisanya yang 86 desa akan diselesaikan pada tahun 2008 ini.
”Pembangunan pembangkit kita di Mangsang dengan daya 8 MW rencananya akan selesai pada pertengahan tahun 2008, dan secepatnya akan dioperasikan,” terangnya. Marwan menjelaskan, desa yang belum teraliri listrik masih lebih banyak di wilayah kecamatan Bayung Lencir, yaitu 24 desa.
Hal itu disebabkan banyak desa di kecamatan itu yang berjauhan letaknya dari jalur utama jaringan listrik milik PT PLN sehingga harus dibuat jaringan khusus oleh Pemkab Muba melalui PT Muba Electric Power (MEP) sebuah BUMD milik Pemkab Muba yang bergerak di bidang energi ke-listrikan. (CR-03/SINDO)




















Tinggalkan Balasan