infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

800 KK Keluhkan Layanan Listrik

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Sebanyak 800 kepala keluarga (KK) di tiga kecamatan dalam Kab Muba, yakni Kec Keluang, Sungai Keruh dan Batang Hari Leko mengeluhkan buruknya pelayanan listrik.Selain listrik di sana sering padam, ternyata sekitar 10 desa di kecamatan tersebut masih belum tersentuh aliran listrik. Padahal, jaringan berupa tiang dan kabel sudah lama terpasang, tinggal dialiri listrik. Demikian diungkapkan anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Muba Hassan Usman, seusai melakukan reses berupa kunjungan ke tiga kecamatan tersebut.

”Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba telah menyediakan jaringannya, sedangkan PLN menyediakan sumber tenaganya. Tapi hingga kini, belum juga direalisasikan oleh PLN,” ungkap Hassan,kemarin. Dia menjelaskan, Pemkab Muba melalui PT Muba Elektrik Power (MEP) telah berusaha dengan optimal memenuhi pasokan listrik bagi masyarakat di kabupaten tersebut.

Namun hingga kini, belum ada dukungan dari pihak PLN.”Masyarakat merasa tidak ada keadilan dengan kondisi ini. Sebab, beberapa daerah yang ada di Muba telah memiliki listrik dan semuanya berjalan dengan baik,” ujarnya.

Hassan juga menerangkan, semua tiang untuk kabel listrik telah terpasang dengan baik, begitu pun dengan instalasi ke rumah-rumah penduduk. DPRD Muba melalui Pemkab Muba telah beberapa kali menyarankan kepada PLN agar tiang yang dipasang segera dialiri listrik. ”Jelas masalah listrik sangat menghambat proses pemerataan pembangunan daerah,” jelasnya.

Selain itu, tambah dia, akibat belum dialiri listrik, menyebabkan beberapa fasilitas yang dipasang di jaringan hilang akibat dicuri. Kondisi tersebut, kata Hassan, jelas akan menimbulkan permasalahan dan berdampak buruk terhadap semua proses pelaksanaan pembangunan daerah. Dia menerangkan, dengan belum tersalurnya aliran listrik, maka masyarakat akan sulit memperoleh pengetahuan.

Selain itu, angka kejahatan semakin meningkat karena kondisi yang gelap sering dimanfaatkan beberapa orang untuk mencari keuntungan pribadi. ”Semua permasalahan di masyarakat akan kita sampaikan kepada pemerintah daerah dalam rapat paripurna mendatang,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kab Muba Zuher Effendi mengatakan, Pemkab Muba telah menyediakan anggaran pada program listrik masuk desa. ”Pengerjaannya dilaksanakan tahun jamak atau dua tahun anggaran sebesar Rp184,8 miliar,” jelasnya.

Dia mengatakan, anggaran tersebut nantinya dipergunakan untuk melakukan penambahan jaringan listrik di desa-desa yang ada di Muba. Peningkatan tersebut untuk pembelian kabel penghubung dan pengadaan tiang.

”Di Kab Muba terdapat 209 desa, sehingga memerlukan banyak jaringan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat,” terangnya. Dia mengungkapkan, program listrik desa sebenarnya membantu PT PLN yang belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan listrik. Tapi, jika harus menunggu PT PLN, lanjut dia, maka sekitar 250 tahun lagi seluruh desa baru mendapat fasilitas penerangan. (edy parmansyah/sindo)

21 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca