Perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara Silampari dari 900 meter menjadi 1150 meter, yang dikerjakan Tahun 2007 ini sudah selesai. Kini Pemkab Musirawas tengah mempersiapkan perpanjangan tahap kedua menjadi 1350 meter, yang pelaksanaannya akan dimulai awal Tahun 2008. Untuk perpanjangan tahap kedua ini diperkirakan akan menelan dana APBN sebesar Rp 17,4 miliar.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Departemen Perhubungan, Dedi Santoso, yang ditunjuk pemerintah pusat untuk mengawasi kegiatan perpanjangan bandara di Musirawas mengatakan, Pemkab Musirawas mengajukan permohonan dana untuk perpanjangan tahap kedua ini sebesar Rp 26,8 miliar, namun yang dikabulkan hanya Rp 17,4 miliar.
“Pemerintah pusat belum bisa memenuhi seluruhnya dari anggaran yang dijukan oleh Pemkab Musirawas, karena saat ini untuk pembangunan bandara banyak tersedot untuk membangun bandara di Sumatera Utara yang menelan dan cukup besar,” jelasnya.
Disebutkan, meskipun tak dikabulkan sepenuhnya, namun dana untuk perpanjangan tahap kedua ini lebih besar dari dana yang dikucurkan untuk pembangunan tahap pertama, yaitu Rp 9,7 miliar, karena kegunaan dana tersebut tak hanya untuk perpanjangan landasan pacu, namun juga untuk keperluan peralatan navigasi. (st1/sripo)











![[Haji 2026] Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-17651238078967579517144181915436.jpg)









Tinggalkan Balasan