Sekitar 4.200 kotak suara dan bilik suara eks Pemilu 2004 disiapkan KPU Kota Palembang untuk pemilihan Walikota Palembang, Mei 2008. Stok kotak maupun bilik suara yang tersimpan di gudang KPU Palembang, dinilai melebihi dari perkiraan kebutuhan dan sudah siap untuk didistribusikan.
Kebutuhan kotak dan bilik suara secara pasti belum dapat ditentukan. Pasalnya hingga saat ini jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilukada Walikota/Wakil Walikota Palembang belum ditentukan. Jumlah stok yang tersimpan untuk kotak suara di gudang KPU Kota Palembang mencapai 14 ribu kotak dan bilik suara mencapai 12 ribu unit.
Menurut Ketua KPU Kota Palembang Kemas Khoirul Mukhlis, Jumat (23/11), jumlah TPS baru dapat ditentukan jika sudah ada data jumlah mata pilih di Kota Palembang. Namun sampai saat ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang belum menyerahkan DP4 (Daftar Potensi Penduduk dan Pemilih) kepada KPU Palembang. Padahal setelah diserahkan, DP4 tersebut akan dilakukan penelitian oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Sekretaris KPU Kota Palembang Shinta Rahardja membenarkan belum disampaikannya DP4 dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Ia tidak mengetahui sebab musabab keterlambatan penyampaian DP4 tersebut. “Kemungkinannya tetap dalam bulan November 2007 ini DP4 itu akan diserahkan,” ujarnya memperkirakan.
Anggota KPU Kota Palembang dari Divisi Logistik Rosyidah Rozali mengatakan, sebagian besar kondisi kotak dan bilik suara masih baik dan siap dipergunakan dalam pemilukada. “Memang sebagian kecil ada yang hilang, tidak lengkap atau rusak. Tetapi dari stok yang ada saat ini, diperkirakan cukup bahkan melebihi dari kebutuhan,” jelasnya.
Dari pengamatan di gudang logistik KPU Kota Palembang, kotak suara tersebut sudah dipilah dan tersusun rapi dalam gudang. Kotak suara yang siap didistribusikan sudah ditandai dengan tali.
Mengenai logistik lain seperti busa atau bantalan untuk pencoblosan, alat coblos serta tinta di TPS memang belum tersedia. Namun logistik untuk alat-alat kelengkapan di TPS tersebut menurut Rosyidah segera akan dianggarkan. (sgn/nik/sripo)










![[Haji 2026] Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-17651238078967579517144181915436.jpg)









Tinggalkan Balasan