Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Selatan cukup serius menangani daerah-daerah terisolasi. Kesungguhan itu terlihat dari rancangan pembangunan jangka pendek (RPJP).Salah satunya pembangunan lima Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di lima kecamatan di OKU Selatan. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kab OKU Selatan Zainal Arifin mengungkapkan, pembangunan lima PLTMH tersebut akan dilaksanakan pada 2008 mendatang.
“Kita sudah lakukan Detail Engineering Design (DED). Ternyata, cocok ditempatkan di lima kecamatan tersebut,” terang Zainal di Muaradua, sabtu (24/11) kemarin. PLTMH merupakan pembangkit listrik berbasis tenaga air. Keunggulan pembangkit listrik ini tidak memerlukan debit air yang tinggi, berbeda dengan PLTA.
Sementara itu, desa-desa yang diprioritaskan untuk pembangunan PLTMH adalah daerah yang jauh dari jangkauan instalasi listrik. Namun, di sisi lain jumlah penduduknya cukup padat. Rencananya, PLTMH akan dibangun di Desa Perean Kec Muaradua, Desa Rantau Nipis Kec Banding Agung, Desa Kepayang Kec Mekakau Ilir, Desa Gunung Megang Kec Runjung Agung dan Desa Gunung Gare Kec Muaradua Kisam.
Lebih lanjut Zainal mengungkapkan, untuk pembangunan lima PLTMH ini, Pemkab OKU Selatan menganggarkan dana Rp1,25 miliar. Namun, pengalokasian dana untuk kelima PLTMH tersebut tidak sama, disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. Sebab, kemampuan PLTMH sendiri bisa mencapai 10 sampai 40 KWH atau 400 KK.
Terpisah, Camat Muaradua Zainal Bahri menyambut positif rencana pembangunan PLTMH di wilayahnya karena warga di sejumlah desa telah lama menantikan aliran listrik. Selain itu, wilayah tersebut memang jarang tersentuh pembangunan sehingga terkesan terisolasi. Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD OKU Selatan Meriyadi mendukung usulan Dinas Pertambangan dan Energi Kab OKU Selatan untuk membangun PLTMH di OKU Selatan. (ashariansyah/sindo)


















Tinggalkan Balasan