Ajaran Islam Model Baru yang pertama tumbuh di Jambi dinyatakan sebagai aliran sesat. Kepolisian Daerah Jambi menangkap empat penganut yang juga penyebar ajaran tersebut.
“Aliran Islam Model Baru ini kami nyatakan sesat karena ajarannya menyimpang dari ajaran Islam yang berlaku,” tutur Sulaiman Abdullah, Ketua Majelis Ulama Indonesia Jambi, dalam jumpa pers yang digelar Polda Jambi, Senin (19/11).
Sejumlah konsep pemikiran para penganut kepercayaan ini, menurut dia, menyimpang dari ajaran Islam. Pertama, ajaran ini tidak memercayai hadis yang mengajarkan puasa dan shalat. Muhammad dianggap bukan rasul terakhir. Al Quran telah mati dan akan ada rasul baru. Hari kiamat bukanlah kehancuran manusia, tetapi kehancuran agama sehingga yang akan dibangkitkan adalah agama.
Empat penganut dan penyebar ajaran Islam Model Baru (IMB) yang ditangkap Polda Jambi adalah ER (53), warga Simpang Tiga Sipin, Kota Jambi; serta Amr (31), Sdy (32), dan War (32), warga Kenali Asam Bawah, Kota Jambi.
Kepala Polda Jambi Brigjen (Pol) Carel Risacotta mengemukakan, mereka ditangkap saat berdiskusi tentang ajaran tersebut dalam sebuah ruangan.
Selain menangkap, polisi juga menemukan sejumlah Al Quran dan Alkitab, 46 selebaran gelap berisi ajakan untuk menganut IMB, dan tiga lembar konsep IMB, yang semuanya diambil petugas sebagai barang bukti. “Setelah kami tanya, mereka mengakui menganut ajaran tersebut,” tuturnya.
Keempatnya kini tersandung KUHP Pasal 156 dengan sanksi kurungan lima tahun karena jelas-jelas melakukan penodaan agama.
Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jambi Daniel Saaluddin mengemukakan, ajaran IMB sangat mirip dengan Al Qiyadah yang juga telah dinyatakan sebagai ajaran sesat. Umumnya, mereka yang percaya ajaran ini adalah kelompok berpendidikan rendah dan berekonomi lemah.
Dia mencontohkan, Amr sehari-harinya adalah penjual sayuran. Begitu juga Sdy dan War yang adalah pembuat batu bata. Sementara salah satu pendiri ajaran ini, ER, adalah lulusan madrasah ibtidaiyah.
Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Jambi Abdul Kadir mengatakan, meski sejauh ini baru empat orang yang ditemukan melaksanakan ajaran sesat, sangat mungkin jumlah penganut ajaran ini lebih banyak lagi. (ITA/kmps)









![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Uban dan Semir Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-1765125866195614023860891978010.jpg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Cara Bersisir Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2026/08/be6149a6-8ba4-4cc1-980b-d9d2c0148971_169.jpeg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2022/12/wp-1670064751787.jpg)








Tinggalkan Balasan