infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Software Pendidikan Diekspor

Indeks • Download • Galeri • Promosi • Pranala • Cari

Software pendidikan Fisika dan Matematika yang dibuat berdasarkan kurikulum pendidikan Indonesia ternyata mampu menembus pasar mancanegara. Software pendidikan Fisika dan Matematika yang dibuat oleh anak bangsa ini diciptakan agar anak-anak sekolah menemukan kegembiraan dalam mempelajari kedua mata pelajaran yang dianggap sulit dimengerti tersebut.

Software pendidikan Fisika dan Matematika untuk siswa SMP, SMA, dan SMK, serta Matematika untuk siswa SD tersebut disajikan dengan animasi dan interaksi yang menarik. Software yang sudah dipakai 1.200 sekolah di Indonesia dan dipakai di 22 negara itu menampilkan konsep- konsep Matematika dan Fisika yang divisualisasikan dengan jelas serta latihan soal yang variatif.

Bambang Yuwono, Managing Director PT Pesona Edukasi, di Jakarta, Senin (19/11), menjelaskan, software pendidikan yang dinamakan Pesona Fisika dan Pesona Matematika dibuat sebagai alat bantu pembelajaran bagi guru dan siswa. Software Fisika dan Matematika produksi anak bangsa ini bisa diterima negara lain karena pada dasarnya prinsip pembelajaran kedua bidang tersebut di mana saja sama.

“Kami membuat software ini dengan menyesuaikan kurikulum nasional. Penyempurnaan software Fisika dan Matematika ini dilakukan secara terus-menerus supaya siswa senang belajar dan membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran,” kata Bambang.

Haryanto, Manajer Pemasaran PT Pesona Edukasi, mengatakan, dorongan untuk membuat software pendidikan Indonesia diperhitungkan negara lain terjadi ketika Douglas Osheroff, peraih Nobel Fisika tahun 1996 dari Amerika Serikat, menyatakan kekagumannya dengan isi software Fisika yang dilihatnya. Software ini dipakai Osheroff di Universitas Stanford, Amerika Serikat. (ELN/kmps)

•••

814 hit

harga emas • world monitor • almanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137782


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp232.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

5 responses to “Software Pendidikan Diekspor”

  1. Avatar TIKA
    TIKA

    INI SALAH SATU BUKTI KEMAMPUAN ANAK BANGSA. DI INDONESIA SENDIRI BANYAK SEKALI ORANG-ORANG PANDAI, TETAPI NYATANYA KEMANA ORANG-ORANG ITU?????????MEREKA LEBIH MEMILIH MENGABDI DI NEGERI ORANG KARENA INDONESIA SENDIRI TIDAK MEMBERIKAN JAMINAN KESEJAHTERAAN KEPADA MEREKA…
    LIHAT SAJA ATLIT-ATLIT YANG DULU PERNAH BERJAYA MENGHARUMKAN BANGSA INDONESIA, DI HARI TUA NYA TERLANTAR, CUMA MEMBAWA BERBAGAI SERIFIKAT PENGHARGAAN. YANG HANYA BISA DI GANTUNG DI DIDINDING…

    INDONESIA SEBENARNYA BANYAK MEMILIKI ILMUAN-ILMUAN HEBAT, SEPERTI HABIBIE. SALAH SATU DARI SEKIAN BANYAK ORANG PANDAI DI INDONESIA LEBIH MEMILIH MENGABDIKAN DIRI DI NEGERI ORANG. KARENA DI INDONESIA “MUNGKIN” IA TIDAK DI HARGAI,…..SEHINGGA IA LEBIH MEMILIH MENGABDI DI NEGERI ORANG……..

    JAYALAH INDONESIA KU……….
    TERUS PERBAIKI DIRI MU……..

  2. Avatar ROCH AKSIADI

    SALAM

    SALUT AMA ANAK BANGSA….

    TERNYATA KITA SUDAH MAJU…

    SALAM

  3. Avatar dwi lopo
    dwi lopo

    mohon informasi alamat PT. PESONA EDUKASI.

  4. Avatar ataherster
    ataherster

    betapa indahnya kalo software nya disajikan dengan gratis

  5. Avatar waluyo

    Prestasi yang sangat bagus.

    salam sukses

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect