Para pemudik yang akan melewati jalur lintas tengah Sumatera diminta lebih berhati-hati, khususnya saat berkendara dari Lahat hingga ke Tebing Tinggi. Sebab ada jalan rusak sepanjang 75 kilometer dan masih terputusnya Jembatan Air Pangi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Sumatera Selatan Darna Dachlan, Senin (17/9) di Palembang, menyatakan, jalur lintas tengah Sumatera yang masuk wilayah Provinsi Sumsel terbentang dari Martapura-Muara Enim-Lahat-Tebing Tinggi-Lubuk Linggau-Jambi.
Dari keseluruhan rute, Lahat-Tebing Tinggi dikategorikan sebagai jalur rawan karena kondisi infrastrukturnya rusak. Dinas PU masih memprioritaskan pada perbaikan jalan berlubang dan jembatan di jalur Lahat-Tebing Tinggi tersebut.
“Ada dua konsentrasi pekerjaan, perbaikan jalan rusak berlubang sepanjang 75 kilometer dan perbaikan Jembatan Air Pangi, keduanya berada di jalur Lahat sampai Tebing Tinggi,” kata Dachlan.
Khusus Jembatan Air Pangi, Dachlan menjanjikan perbaikannya selesai seminggu sebelum Lebaran tiba, sehingga pemudik tetap bisa melewatinya dengan aman dan nyaman. Sedangkan perbaikan jalan rusak dan berlubang diharapkan selesai sebelum Lebaran.
Mengenai jalur lintas timur (jalintim) Sumatera, kondisinya lebih baik ketimbang jalinteng. Di Sumsel, jalintim ini membentang sepanjang 200 kilometer dari Pematang Panggang (Lampung) menuju ke Palembang, kemudian ke Jambi. [kompas/infokito]



















Tinggalkan Balasan