Sebanyak 387 personel siap ditempatkan di sejumlah titik pos pengamanan Operasi Ketupat Musi 2007 di sepanjang jalur Jalan Lintas Tengah Sumatera dalam wilayah Kab Lahat dan Empat Lawang.Kapolres Lahat AKBP Drs Cok Bagus Ary Yudayasa menentukan 14 titik pos di sepanjang arus mudik Lebaran, mulai pintu masuk Muara Lawai Merapi Lahat hingga pintu keluar di tiga titik. ”Kita sudah susun komposisinya dan siap kita turunkan H-7 dan H+7,” kata Cok, Rabu (3/10).
Dia mengungkapkan, kesiagaan mengantisipasi arus mudik dan arus balik, Polres akan menempatkan 2/3 dari total kekuatan yang ada. Terdiri dari 273 personel polisi dan sisanya gabungan TNI, Dishub, Dinkes, Pramuka, dan Pol PP. Masing-masing pos akan kita siagakan 25 personel gabungan, terdiri dari Polri 13 personel,TNI AD 3 personel, Dinas Perhubungan 1 personel, Polisi Pamong Praja 3 personel, Pramuka 3 personel, dan 2 tenaga medis.
Pos Operasi Ketupat Musi akan disiagakan di empat pos polisi dan 10 pos pengamanan sementara. Pos polisi terletak di Muara Lawai Kec Merapi Timur, Kota Lahat, Muara Saling (Tebing Tinggi), dan Karang Dapo (Ulu Musi). Sedangkan 10 pos pengamanan sementara dibangun di Desa Gedung Agung (Merapi Timur), Lembayung (Kota Lahat), Sugi Waras (Lahat), Sendawar (Kikim Timur), Padu Raksa (Kikim Timur), Air Pangi (Kikim Barat), Saung Naga (Kikim Barat), Sungai Payang (Tebing Tinggi), Taba Dendang (Tebing Tinggi), dan Karang Anyar (Ulu Musi).
Di pos pam, pemudik dapat memperoleh informasi seputar arus mudik dan arus balik Lebaran. Seperti jalur mudik Lebaran, alternatif jalur mudik, informasi jalan rusak, titik rawan longsor, titik rawan banjir, titik rawan macet, dan rute perjalanan ke berbagai arah.
Cok menyebutkan, pihaknya telah melacak titik-titik kerusakan jalur lintas yang perlu mendapatkan perhatian khusus di sepanjang jalinteng menuju Kabupaten Musi Rawas, dan jalur jalan dari Kota Lahat menuju pintu keluar perbatasan Kepahyang (Bengkulu) dan Manna (Bengkulu). (hendri/sindo)


















Tinggalkan Balasan