infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Maskapai Penerbangan Mulai Naikkan Tarif

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Sejumlah maskapai nasional mulai menaikkan tarif memasuki musim Lebaran tahun ini. Namun, sesuai kesepakatan dengan pemerintah, mereka memastikan kenaikan tarif tidak akan melebihi batas atas.  Direktur Komersial Sriwijaya Air Aditya mengatakan, mendekati Lebaran, tarif dinaikkan sekitar 10–50% di atas rata-rata hari normal. “Asal tidak melebihi batas atas,” ujar dia saat dihubungi di Jakarta, kemarin. Sebagai gambaran, batas atas untuk rute Jakarta– Surabaya sudah dipatok Rp778.000.

Dengan demikian, maskapai dipastikan tidak akan menaikkan tarif lebih tinggi dari besaran tersebut. Contoh lain, rute Jakarta–Makassar yang merupakan salah satu rute terpadat saat Lebaran.Sebelum disesuaikan tarifnya berkisar Rp600.000–700.000, tergantung kelas.

Penyesuaian tarif nantinya tergantung pada tingkat permintaan penumpang. Misalkan saat permintaan sedang tinggi-tingginya, kenaikan bisa mencapai 50% dari harga normal. Selain itu, lanjut Aditya, memasuki peak season, perusahaan biasanya mengurangi jatah kursi kelas murah. Dalam sekali penerbangan, perusahaan membagi kursi yang ada ke dalam beberapa kelas,mulai dari termurah, sedang sampai termahal.

Misalkan saat hari-hari normal untuk kelas murah disiapkan 10 kursi, maka pada saat permintaan tinggi, jumlah tersebut bisa dikurangi dan golongannya dinaikkan ke kelas sedang. “Sekarang memang sudah umum, tiap kursi dikelas-kelaskan. Kalau dua hari sebelum berangkat tiket masih banyak belum terjual, kita keluarkan harga murah,” terang Aditya.

Hal senada disampaikan Humas Mandala Airlines Alex Widjaja. Dia mengaku, saat ini pihaknya sudah melakukan penyesuaian tarif tiket, terutama pada rute-rute padat pemudik seperti Jakarta– Makassar, Jakarta–Surabaya, Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Medan, dan Jakarta–Padang. “Tarif disesuaikan sekitar 10–30%. Ini hal yang wajar saat memasuki peak season dan setiap maskapai juga melakukannya,” kata dia. Seperti Sriwijaya Air, besaran tarif disesuaikan menurut kelas tertentu.

Sebagai gambaran, rute Jakarta–Surabaya, diasumsikan penumpang ada di kelas termurah, tarif di hari normal sekitar Rp400.000. Harga itu akan naik memasuki Lebaran sehingga menjadi Rp500.000–600.000. Sementara itu, Manajer Humas Lion Air Hasyim Arsal Alhabsyi mengaku, hingga kemarin penyesuaian tarif belum dilakukan.“Tarif masih normal. Paling disesuaikan pada H-10,” katanya.
Penyesuaian tarif nantinya diprediksi antara 5–50% di atas harga normal. Sejumlah rute padat yang sekarang masih menggunakan tarif normal adalah Jakarta–Surabaya Rp190.000 (kursi termurah) dan Rp400.000–500.000 (termahal), Jakarta–Padang Rp200.000 dan Rp600.000 serta Jakarta–Makassar Rp300.000 dan Rp800.000. [sindo/infokito]

•••

17 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca