infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Bangunan Mirip Candi Ditemukan

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Salah satu bangunan bersejarah ditemukan di Dusun Pundong, Desa Pundong, Kec. Diwek, Kab. Jombang, Jawa Timur. Bangunan dari batu bata menyerupai Candi ini ditemukan Sonhaji, warga setempat, saat menggali tanah di belakang rumahnya. Penggalian itu dilakukan Sonhaji untuk menguruk kandang ayam. Awalnya Sonhaji tak menemukan keanehan saat menggali tanah itu. Namun, saat mencapai kedalaman satu meter, cangkulnya menyentuh benda keras. Mengetahui ada yang janggal, Sonhaji berhati-hati dalam menggali tanah hingga tampak bangunan kuno terlihat jelas.

”Penggalian tidak saya teruskan. Saya langsung melaporkan temuan ini kepada petugas Balai Purbakala Mojokerto,” ujar Sonhaji. Sebelumnya, dia mengaku tak mendapat firasat akan menemukan bangunan bernilai sejarah itu. Namun, dia sempat terheran-heran dengan bangunan berupa batu bata berukuran besar yang masih utuh.” Bangunannya berupa batu bata berukuran besar yang ditata seperti layaknya candi,” katanya sembari menunjukkan tumpukan batu kuno yang telah ditata rapi di dalam dapur rumahnya. Hingga sore kemarin, belum diketahui keterangan secara pasti apakah bangunan yang mirip candi itu, merupakan peninggalan zaman Kerajaan Majapahit ataukah Kerajaan Watugaluh.

”Saya diperintahkan untuk berhenti menggali sampai petugas Purbakala datang lagi ke sini. Untuk mengamankan barang temuan ini,saya juga membuat pagar keliling yang terbuat dari bambu,” tuturnya. Melihat lokasi bangunan yang hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari Desa Watugaluh, dimungkinkan bangunan itu merupakan rangkaian peninggalan Kerajaan Watugaluh. Menurut catatan sejarah, Watugaluh yang berada di Kabupaten Jombang ini merupakan kelanjutan Kerajaan Mataram yang dipindah Empu Sendok dari Pusat kerajaan di Jawa Tengah menuju Jawa Timur sekitar tahun 929 M.

Namun kerajaan baru ini tidak lagi disebut Mataram, melainkan disebut Medang. Kemungkinan lain, Candi ini merupakan peninggalan zaman Kerajaan Majapahit karena hanya berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat Kerajaan Majapahit di Mojokerto. ”Saya sendiri belum tahu apakah ini candi peninggalan Majapahit atau Watugaluh,” ujar salah satu warga sambil melihat-lihat detail bangunan dari batu bata berukuran antara 20 cm x 30 cm dengan ketebalan 5 cm ini. (tritus julan/sindo)

•••

878 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600143947


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.650

PERTAMAX TURBO
Rp21.200

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp23.500

DEX
Rp25.350

BRIGHT GAS 12 KG
Rp230.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

8 responses to “Bangunan Mirip Candi Ditemukan”

  1. Avatar suwarno

    Halo wongkito,
    soal kerajaan watugaluh dan medang (Medangkamulyan) pacak awak jingok di hulu sungai Berantas (malang selatan) disano ado makam Mbah Wongsoredjo dan karya batu purba yang disebut sebagai mbah ompak yang tinggal 2 ikok dan kami yakin itu peninggalan watugaluh asli sampe2 anak cicit keturunan wong watugaluh itu masih ado dan dapat nyeritoke silsilah mereka. Kamek-kamek yakin kalu antaro watugaluh dan dermaga/bandar ujunggaluh yang ma’iniari jadi surabaya itu. Menurut mereka wong2 keturunan watugaluh, kerajaan mereka itu sengajo dilebur untuk ngilangke sejumlah dokumen tentang harto karun mereka. Penghancuran dilakukan oleh baik itu sriwijaya, mataram, dan belando serto inggris.
    Jadi watu galuh yang ado di Malang selatan/sumberpucung selatan pacak dijadike salah satu tempat pelacakan sejarah. kalo nak kesano kalian dak tau atau dak nyampe, kalian pacak ngubungi kamek-kamek di Slorok be2kan. Tanyoke bae namo Mul atau Chandra atau aku dewek Soewarno. Kalo nak tilpun jugo pacak ni dio nomerku 081914567189 kalu dak nyaut sekali buat duo kali atau jangan bosan hubungi kamek.
    Bukak sejarah yang bener jangan tebengkok-bengkok dak keruan.
    makasih
    Soewarno Adi Pranoto
    Swarnadwipa@plasa.com

    1. Avatar condro rekso negoro
      condro rekso negoro

      mbah kromo piye kabare aku condro…aku wis nemokke sing digol;eki wong2…

  2. Avatar infokito

    Mo kasih banyak informasinyo Kando Soewarno.

    Mudah-mudahan gek ado kesempatan untuk mampir2 ke sano. :mrgreen:

  3. Avatar Suwarno

    Oi wong kito galo. Mano kamok2 tu. Payola kito gabung wong sriwijaya. mataram kuno. Jugo wong watugaluh medang kamulyan kamek tunggu

  4. Avatar wiono

    iki kok sregep tenan

  5. Avatar wiono

    iki berita sakjane ket mbiyen tapi aku kok gak pernah ngunjungi koyo ngopo situs candine, blegere sakpira lan kabeh-kabehe…
    saiki ijek gak yo?

  6. Avatar soewarno

    apo kabar info kito
    lamo dak kejingok kemano bae kamok tu

  7. […] Image More @ infokito.wordpress.com 740 x 430 · […]

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca