infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Hukum Merayakan Hari Valentine Buat Umat Islam

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Hukum Merayakan Hari Valentine Buat Umat Islam
Ust. H. Ahmad Sarwat, Lc

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Boleh jadi tanggal 14 Februari setiap tahunnya merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak remaja, baik di negeri ini maupun di berbagai belahan bumi lainnya. Sebab hari itu banyak dipercaya orang sebagai hari untuk mengungkapkan rasa kasih sayang. Itulah hari valentine, sebuah hari di mana orang-orang di barat sana menjadikannya sebagai fokus untuk mengungkapkan rasa ‘kasih sayang’, walau pun pada hakikatnya bukan kasih sayang melainkan hari ‘making love’.

Dan seiring dengan masuknya beragam gaya hidup barat ke dunia Islam, perayaan hari valentine pun ikut mendapatkan sambutan hangat, terutama dari kalangan remaja ABG. Bertukar bingkisan valentine, semarak warna pink, ucapan rasa kasih sayang, ungkapan cinta dengan berbagai ekspresinya, menyemarakkan suasan valentine setiap tahunnya, bahkan di kalangan remaja muslim sekali pun.

Sejarah Valentine

Valentine’s Day menurut literatur ilmiyah dan kalau mau dirunut ke belakang, sejarahnya berasal dari upacara ritual agama Romawi kuno. Adalah Paus Gelasius I pada tahun 496 yang memasukkan upacara ritual Romawi kuno ke dalam agama Nasrani, sehingga sejak itu secara resmi agama Nasrani memiliki hari raya baru yang bernama Valentine’s Day.

The Encyclopedia Britania, vol. 12, sub judul: Chistianity, menuliskan penjelasan sebagai berikut: “Agar lebih mendekatkan lagi kepada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari (The World Encylopedia 1998).

Keterangan seperti ini bukan keterangan yang mengada-ada, sebab rujukannya bersumber dari kalangan barat sendiri. Dan keterangan ini menjelaskan kepada kita, bahwa perayaan hari valentine itu berasal dari ritual agama Nasrani secara resmi. Dan sumber utamanya berasal dari ritual Romawi kuno.

Sementara di dalam tatanan aqidah Islam, seorang muslim diharamkan ikut merayakan hari besar pemeluk agama lain, baik agama Nasrani ataupun agama paganis (penyembah berhala) dari Romawi kuno.

Katakanlah, “Hai orang-orang kafir. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.” (QS. Al-Kafirun: 1-6)

Kalau dibanding dengan perayaan natal, sebenarnya nyaris tidak ada bedanya. Natal dan Valentine sama-sama sebuah ritual agama milik umat Kristiani. Sehingga seharusnya pihak MUI pun mengharamkan perayaan Valentine ini sebagaimana haramnya pelaksanaan Natal bersama.

Fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang haramnya umat Islam ikut menghadiri perayaan Natal masih jelas dan tetap berlaku hingga kini. Maka seharusnya juga ada fatwa yang mengharamkan perayaan valentine khusus buat umat Islam.

Mengingat bahwa masalah ini bukan semata-mata budaya, melainkan terkait dengan masalah aqidah, di mana umat Islam diharamkan merayakan ritual agama dan hari besar agama lain.

Valentine Berasal dari Budaya Syirik

Ken Swiger dalam artikelnya “Should Biblical Christians Observe It?” mengatakan, “Kata “Valentine” berasal dari bahasa Latin yang berarti, “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Maha Kuasa”. Kata ini ditunjukan kepada Nimroe dan Lupercus, tuhan orang Romawi”.

Disadari atau tidak ketika kita meminta orang menjadi “to be my Valentine”, berarti sama dengan kita meminta orang menjadi “Sang Maha Kuasa”. Jelas perbuatan ini merupakan kesyirikan yang besar, menyamakan makhluk dengan Sang Khalik, menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Icon si “Cupid (bayi bersayap dengan panah)” itu adalah putra Nimrod “the hunter” dewa matahari.

Disebut tuhan cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri. Islam mengharamkan segala hal yang berbau syirik, seperti kepercayaan adanya dewa dan dewi. Dewa cinta yang sering disebut-sebut sebagai dewa Amor, adalah cerminan aqidah syirik yang di dalam Islam harus ditinggalkan jauh-jauh. Padahal atribut dan aksesoris hari valentine sulit dilepaskan dari urusan dewa cinta ini.

Walhasil, semangat Valentine ini tidak lain adalah semangat yang bertabur dengan simbol-simbol syirik yang hanya akan membawa pelakunya masuk neraka, naudzu billahi min zalik.

Semangat valentine adalah Semangat Berzina

Perayaan Valentine’s Day di masa sekarang ini mengalami pergeseran sikap dan semangat. Kalau di masa Romawi, sangat terkait erat dengan dunia para dewa dan mitologi sesat, kemudian di masa Kristen dijadikan bagian dari simbol perayaan hari agama, maka di masa sekarang ini identik dengan pergaulan bebas muda-mudi. Mulai dari yang paling sederhana seperti pesta, kencan, bertukar hadiah hingga penghalalan praktek zina secara legal. Semua dengan mengatasnamakan semangat cinta kasih.

Dalam semangat hari Valentine itu, ada semacam kepercayaan bahwa melakukan maksiat dan larangan-larangan agama seperti berpacaran, bergandeng tangan, berpelukan, berciuman, petting bahkan hubungan seksual di luar nikah di kalangan sesama remaja itu menjadi boleh. Alasannya, semua itu adalah ungkapan rasa kasih sayang, bukan nafsu libido biasa.

Bahkan tidak sedikit para orang tua yang merelakan dan memaklumi putera-puteri mereka saling melampiaskan nafsu biologis dengan teman lawan jenis mereka, hanya semata-mata karena beranggapan bahwa hari Valentine itu adalah hari khusus untuk mengungkapkan kasih sayang.

Padahal kasih sayang yang dimaksud adalah zina yang diharamkan. Orang barat memang tidak bisa membedakan antara cinta dan zina. Ungkapan make love yang artinya bercinta, seharusnya sedekar cinta yang terkait dengan perasan dan hati, tetapi setiap kita tahu bahwa makna make love atau bercinta adalah melakukan hubungan kelamin alias zina. Istilah dalam bahasa Indonesia pun mengalami distorsi parah.

Misalnya, istilah penjaja cinta. Bukankah penjaja cinta tidak lain adalah kata lain dari pelacur atau menjaja kenikmatan seks?

Di dalam syair lagu romantis barat yang juga melanda begitu banyak lagu pop di negeri ini, ungkapan make love ini bertaburan di sana sini. Buat orang barat, berzina memang salah satu bentuk pengungkapan rasa kasih sayang. Bahkan berzina di sana merupakan hak asasi yang dilindungi undang-undang.

Bahkan para orang tua pun tidak punya hak untuk menghalangi anak-anak mereka dari berzina dengan teman-temannya. Di barat, zina dilakukan oleh siapa saja, tidak selalu Allah SWT berfirman tentang zina, bahwa perbuatan itu bukan hanya dilarang, bahkan sekedar mendekatinya pun diharamkan.

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (QS Al-Isra’: 32)

Eramuslim Digest

Karena masalah Valentine ini sangat berat, maka kami terbitkan satu edisi majalah Eramuslim Digest yang khusus membahasnya.

Kami rasa pantas bila majalah ini dijadikan rujukan, sebab selain padat, kita juga diberikan ilustrasi gambar-gambar yang menarik. Kalau berminat hubungi saja pak Tio di nomor 021-999-80-000 atau 0813-999-80-000. Bahkan saat menjawab pertanyaan ini, kami sedang berada di Bandung untuk Road Show Eramuslim Digest edisi koleksi 5 yang berjudul “The Dark Valentine Satanic Ritual Yang Kini di Puja” di MQTV dan MQFM.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ahmad Sarwat, Lc

Wallahua’lam

591 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137768


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp220.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp106.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

21 responses to “Hukum Merayakan Hari Valentine Buat Umat Islam”

  1. Avatar rujak06
    rujak06

    kenapa harus menunggu valentine kalau hanya untuk mengucapkan kasih sayang? tidak akan terjadi apa2 kalau kalian mengucapkan kasih sayang di hari valentine. semua biasa-biasa saja.

  2. Avatar God sent me
    God sent me

    halah halah, jadi yang dibicarakan tuh apa sih??? hari valentine apa kebobrokan remaja dalam menilai cinta hari ini?? kok valentine disamakan dengan pelacuran sih?? itu malah jadi out of topic mas,

    mas, yang namanya Valentine itu global, umum, emang kasih sayang cuma buat orang Kristen?? klo iya kasian banget loe islam, ngga ada yang namanya cinta, pantesan perang mulu kerjanya

    satu lagi hal yang bikin gwe makin kesel ama loe pemeluk islam yang pemikirannya sempit (no offense buat pemeluk islam lain), jangan mengartikan “make love” itu cuma dari sekedar SEX belaka ya mas, lagian bisa melakukan sex belum tentu juga cinta, misalnya elo tidur sama PSK, emang loe cinta gitu sama PSKnya??

    ah, kayaknya percuma juga, yang gwe simpulkan dari tulisan loe sih, LOE ITU IRI!!!! banyak anak muda2 dari berbagai kalangan menyemarakan Valentine, bahkan dari muslim sendiri. loe cuma iri, karena hari besar loe ngga ada yang bisa dijadiin panutan, haha, cukup tau mas!!

    lagian apa salahnya ada satu hari kasih sayang dalam satu taun?? emang loe ngga ngaca apa?? trus Idul Fitri/Lebaran abis 40 hari puasa itu apa?? MINTA MAAF SETAUN SEKALI aja blagu sok ngomongin agama lain,

    NGACA DULU SEBELUM MENGHAKIMI AGAMA LAIN MAS!!!!!!!!!

    1. Avatar Prita Febriola

      Gak pernah denger hari kasih sayang umat islam ya? ato gak pernah mau denger??
      emang agama loe udah cukup tinggi apa untuk ngejudge hal ini? kalo emang loe kagak tau apa apa, gue saranin loe untuk diem..

  3. Avatar infokito™

    @God sent me 🙂

    – Wabillahi taufik wal hidayah –

    Hukum Merayakan Hari Valentine Buat Umat Islam

    Kok ente sewot ya 😀 :mrgreen:

    Takutnya sih ente yang IRI, karena hukum ini hanya ISLAM yang mengatur … 🙂 😀
    This is the complex of ISLAM

    Btw, terima kasih atas perhatiannya …

    See more here …
    Mereka Dibalik Valentine’s Day

  4. Avatar danang margono

    hmm, ayzumardi azra bilang kalo valentine tu gpp, asal disesuaikan dgn budaya wong kito he2… masuk juga logikanya. meski demikian, banhak loh orang silam yang valentinan, well hanya milik Tuhanlah petunjuk itu

  5. Avatar God sent me
    God sent me

    @ Infokito

    gwe ngga mempermasalahkan hukum islam yang bagaimanapun soal Valentine, tapi masalahnya loe tuh udah out of topic banget, apa hubungannya valentine sama penjaja cinta?? kenapa valentine dihubungkan dengan perzinahan??
    valentine tuh cuma sekedar menunjukkan kasih sayang, klo ada orang yang ML diluar nikah, itu masalah masing2 mereka, hidup itu pilihan bro, namun tetep aja, valentine dimanapun ngga mengajarkan dosa, semua agama, skali lagi saya bilang, semua agama memberikan kebaikan kepada pemeluknya, justru saya sangat hormat klo ada pemeluk agama lain bilang “met natal ya” atau “met valentine ya”, bahkan pemeluk agama lain pun juga hormat klo ada pemeluk agama lain yang bilang “met idul fitri ya mohon maaf lahir batin” “met hari raya waisak ya”, justru orang seperti anda anda ini yang akan membawa perpecahan di kalangan pemeluk agama,

    maaf klo saya terbawa emosi, saya cuma berpendapat,

  6. Avatar infokito™

    Silahkan anda berpendapat dan berpegang teguh dengan pendapat dan keyakinan anda 🙂

    So do I :mrgreen:

    Wa billahi taufik wal hidayah

  7. Avatar novan yahya
    novan yahya

    wew, kasus kayak gini kok sering amat yak?? dulu pas gwe SMA gwe dibagiin selebaran yang isinya “JANGAN MERAYAKAN HARI VALENTINE” dari temen gwe yang Muslim (no offense buat yang ngerasa 😀 )
    komentar gwe sih, “agamamu ya agamamu, agamaku ya agamaku” buat gwe sih, valentine adalah special occation buat nunjukin kasih sayang ke orang yang kita cintai, bukan berarti hari lain ngga loh hehehe, cuma pada 14 feb lebih spesial aja, mungkin hari valentine sebagai hari suci cuma buat katolik deh, soalnya gwe di protestan ngga ada ibadah valentine, soalnya buat kami, nunjukin kasih sayang itu bisa buat semua orang, heeheheh, gwe yakin penulis setuju (soal kasih sayang bisa kapan saja, dimana saja dan buat semua orang)
    yah gwe ngga bisa berkomentar banyak soal agama, bro infokito, sori banget yak klo ada salah kata, hehe

  8. Avatar sibermedik
    sibermedik

    Allahu Akbar..y tugas qta mengingatkan..jgn dihiraukan para komentator ngawur diatas OK..salam kenal..wassalamualaikum wr.wb

  9. Avatar sibermedik
    sibermedik

    @God sent me
    anda dah kelewatan! blog ini dah dtulis menurut sudut pandang islam..tapi komentar anda sudah menodai keyakinan kami..taubatlah atau laknat Allah menyertaimu.

  10. Avatar Faried

    @god sent me
    Sudah jelas kan kalo vlaentine itu sangat dekat dengan zina.
    Asal loe tau, zina itu bukan sekedar ML doang bos.

    Islam sangat memperhatikan umatnya terutama wanita. Berduaan laki-perempuan tanpa muhrim bisa tergolong zina (CMIIW) (dengan kondisi san sarat tertentu).

    Jadi loe itu yang pikirannya harus dibersihkan dulu dan harus ada dasarnya dulu.

    Zina tidak cukma ML.
    I don’t know on your trust 🙂 🙂

    “Dan janganlah kau dekati Zina”, itu salah satu peringatan ALLAH SWT dalam al Quran.

    Dan menurut saya, format acara peringatan V-Day sangat dekat dengan ZINA.

    Loe bilang masalah klasik!!!? Manusia itu fitrahnya pelupa, dan sangat wajar sesama kita saling mengingatkan.

    jzk

  11. Avatar julfan

    Katakanlah, “Hai orang-orang kafir. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.” (QS. Al-Kafirun: 1-6)

  12. Avatar Zulfi

    saya sepakat dengan tidak perlu merayakan valentine. jadi, kalo ada yg tidak sepakat jangan emosi dunk. kita semua punya pendapat yg juga kita yakini. sepanjang kita mau ngaku Islam, maka rujukan kita juga harus Islam (al Qur’an dan Sunnah). Sekian… Salam ukhuwah rekan2…

  13. Avatar d14r
    d14r

    sanslono:
    “g smuanya acara v-day itu berbau zina cz kan kita g hanya ngerayainnya ma pacar kita z melainkan ma ortu,sahabat,or orang lain juga.

  14. Avatar drjt

    welehweleh™… gitu aja kok repot….

    (^_^)v

  15. Avatar mand41l1nc
    mand41l1nc

    To God Sent :

    Komentar yang tidak didasarkan pikiran jernih, berakarkan kebencian, berlandaskan kebengisan, dan berpirkir kekanak-kanakan kenapa? mari kita simak….:)

    GS=”halah halah, jadi yang dibicarakan tuh apa sih??? hari valentine apa kebobrokan remaja dalam menilai cinta hari ini?? kok valentine disamakan dengan pelacuran sih?? itu malah jadi out of topic mas,”

    Me says= “mmm awal pembicaran halah halah hanya bocah yang bicaranya seperti itu jika menyangkut topic bagus kayak gini.., kesalahn kedua bertanya yang tidak perlu ditanyakan, tidak bisa membedakan mana yang out of topic mana tulisan yang dibuat untuk menjadi ref atau penguat tulisan lain, asal komen lo…..(nampak bodohnya) :)”

    GS=”mas, yang namanya Valentine itu global, umum, emang kasih sayang cuma buat orang Kristen?? klo iya kasian banget loe islam, ngga ada yang namanya cinta, pantesan perang mulu kerjanya”

    Me Says=”Valentine global karena lo (terpaksa pake lo daripada Anda karena kesimpulan diatas)ngelihatnya dari sisi 1 agama (Agama lo aja ga jelas nich….ga menyebutkan alias tidak mendefenisikan agama … takut ya?) coba liat dari sisi agama islam klo memang lo netral….(penting wa ulang netral…..tidak berat sebelah)….., cinta di islam kayaknya lebih murni dari cinta yang lo agungkan, islam perang karena diperangi emang lo diem aja klo hak lo dirampas….ketika diri lo tidak merasa nyaman….(2 poin kebodohan lo klo jawabnya ya) waktu perang islam juga mengenal etika perang yang telah di patuhi sejak jaman nabi, klo orang model kayak lo perang sama wa terus lo nyerah haram hukumnya wa nebas lo, ngarti kagak :)”

    GS=”satu lagi hal yang bikin gwe makin kesel ama loe pemeluk islam yang pemikirannya sempit (no offense buat pemeluk islam lain), jangan mengartikan “make love” itu cuma dari sekedar SEX belaka ya mas, lagian bisa melakukan sex belum tentu juga cinta, misalnya elo tidur sama PSK, emang loe cinta gitu sama PSKnya??”

    Me Says=”Kok jadi lo yang kesel perasaan komen lo yang bikin wa gerah pake kata no offense segala emang umat islam yang mana yang lo maksud bakal diem liat komen lo tunjukin ke wa, islam pemikirannya sempit coba dicermati dlu kata2nya apakah sudah benar tuh, jika islam memang sempit pemikirannya sudah dari dulu orang kayak lo diberangus sama islam, tapi karena pemikiran luasnya dan tuntunan dari kitab tanpa ‘cacat alias asli ga ada versi2 lain dan jika ada yg coba rubah 1 huruf di dalamnya pasti ketahuan karena tuhan islam Allah menjamin akan menjaganya sendiri’ islam tidak boleh menyerang jika memang tidak diserang dan digangdu (defenisi diganggu banyak loh…mau diskusi?) (coba rubah pemikiran lo dlu jika ga’ mau ditambahi poin kebodohannya), klo tidur sama PSK dah jelas bedanya ga perlu lo kasih tahu”

    GS=”ah, kayaknya percuma juga, yang gwe simpulkan dari tulisan loe sih, LOE ITU IRI!!!! banyak anak muda2 dari berbagai kalangan menyemarakan Valentine, bahkan dari muslim sendiri. loe cuma iri, karena hari besar loe ngga ada yang bisa dijadiin panutan, haha, cukup tau mas!!”

    Me Says=”Kesimpulan yang sekali lagi semena-mena dan ga bisa berdiri sebagai orang yang netral (klo memang lo berdiri dari satu sisi berarti pendapat lo yang bias pada artikel ini) ini bukan ke IRI an seperti yang elo tuduh tapi ini adalah pemberitahuan kepada umat islam yang lain, terserah umat islamnya mau dengar atau nggak toh masing-masing ada ganjarannya, yang pasti tugas orang islam adalah mengingatkan saudaranya yang muslim agar tidak terjerumus kejurang neraka (itu hak juga loh)”

    GS=”lagian apa salahnya ada satu hari kasih sayang dalam satu taun?? emang loe ngga ngaca apa?? trus Idul Fitri/Lebaran abis 40 hari puasa itu apa?? MINTA MAAF SETAUN SEKALI aja blagu sok ngomongin agama lain,”

    Me says”wah mulai ketahuan dah tingkat kapasitas otaknya, bedain antara ngelarang dan menjelekkan atau ngomongi agama lain, disini wa ga temuin ide atau pikiran kotor seperti pikiran lo dari sang penulis tentang menjelekkan agama lain hanya memberikan nasehat sesuai dengan ajaran agama si penulis”

    GS=”NGACA DULU SEBELUM MENGHAKIMI AGAMA LAIN MAS!!!!!!!!!”

    Me Says=”lagi bias dan mmm…capek dech….susah mengungkapkannya, masa orang komen disuruh ngaca, abis mandi baru ngaca terus sisiran, cukur kumis gosok gigi sambil ngaca dah keren blum kekeke….:)(gimana..?jika arti ngaca lo itu wa artikan serampangan terlecehkan ga lo?) mudah-mudahan komen wa sama dengan komen lo yang terdahulu tidak dianggap offense karena wa defence sekarang 🙂 awas counter attack loh….kekekke…bisa kebobolan…

    Lebih kurang mohon maaf

    Allahuakbar….islam KTP nih blum kaffah…:(( (doain ya)

    Regard’s

    saktinasution.wordpress.com

  16. Avatar sibermedik
    sibermedik

    @saktinasution
    two thumbs up! jazakumullah dah ‘mbantai’ GS..saya jengkel juga ma tuh orang..coba kalo hidup di jaman Rasulullah SAW, dah ditebas tuh leher ma Sahabat2 RA..salam ukhuwah..Wassalamualaikum.

  17. Avatar Adonara (f)
    Adonara (f)

    Ass. Wr Wb.

    Setuju sekali dan mendukung sepenuhnya jika MUI menfatwakan “HARAM” untuk valentine. Haram, karena ngga bermanfaat yang menyesatkan, pula ngga mutu!

    Lagian ngapain sih ikut-ikutan budaya Penyembah Berhala?? jelas-jelas budaya itu juga ngga ada sisi bagusnya (klik di: http://www.weddingpaperdivas.com/valentines-day-history.htm) –> valentine = budaya membunuh/perang/sifat rakus, lalu dimana rasa “kasih sayang”nya??

    Hati-hati bagi umat Muslim, terutama kaum mudanya, kalau mau mengikuti budaya, trend (atau apalah itu namanya) mbok ya ditelusuri dulu asal-muasalnya, jangan main asal “njemplak” aja…
    Lainnya, yang mungkin terlihat sepele namun berbahaya, seperti merayakan hari ultah…please deh, mana pernah Nabi Muhammad SAW (semoga Beliau dan para pengikutnya selalu dilimpahkan rahmatNya, amienn..) mengajarkan yang begituan…begitu juga Yesus lho.. alias Natal bukan ajaran Yesus, dijamin! (ngga percaya? read the Bibble carefully, man… lagian siapa yang bilang Yesus lahir di musim dingin? the Pope? yeah right..)
    eh, koq jadi ngelantur ya 😀

    Buat God Sent Me:
    Valentine mang global, lihat situs di atas. Valentine = hari dimana banyak orang tidak berdosa dibantai di banyak tempat, sifat tamak untuk menindas sesama manusia terjadi di seluruh dunia. Global kan??

    “So if you celebrating or enjoying the Valentine’s day, you ARE celebrating and enjoying the most truly horrible events in the history of Valentine’s Day…” (mau jadi manusia seperti itu?)

    Buat Danang Margono:
    Lihat komen saya diatas, budaya apa yang mau kita anut, budaya membunuh? Budaya pagan (penyembah berhala)? memangnya kita, Muslim di Indonesia, punya budaya seperti itu? Lalu, bagaimana cara menyesuaikannya kalau saling bertolak-belakang?
    Lagian, penyembah berhala koq diikutin …. kalau seperti itu, Naudzubillahi min dzalik!, kita akan balik lagi ke jaman sebelum Nabi Muhammad diutus…

    Ingat dua kalimat syahadat: “tiada Tuhan selain Allah, dan Nabi Muhammad adalah utusanNya”. Ingatlah, untuk apa Nabi diutus Allah…

    Jadi ngga salah kalau dibilang merayakan valentine sama saja dengan menampik kehadiran Nabi Muhammad, sama saja dengan tidak mempercayai ajaran Nabi, sama saja dengan tidak mengakui Allah, sama saja dengan kafir, bukan Islam… Naudzubillahi min dzalik! amit-amit..!
    Jadi valentine itu bukan sekedar “valentine”, itu budaya kafir, budaya penyembah berhala, budaya kaum ngga bertuhan! Kalau kamu memang mau mengikutinya sama saja kamu kafir/penyembah berhala/tidak bertuhan. Jelas?

    Mendingan dukung aja tanggal 15 Februari sebagai hari “Pekerja Rumah Tangga Nasional” deh 🙂 –ini jauh lebih logis dan manusiawi–

    Buat Sibermedik:
    [..coba kalo hidup di jaman Rasulullah SAW, dah ditebas tuh leher ma Sahabat2 RA..]
    Komen: Jangankan di jaman Nabi, sudah ada contohnya koq..
    (baca situs di atas no. 7, tertulis: Malcolm X received a number of death threats as he became openly critical of the Nation of Islam and Elijah Muhammad’s behaviour in particular…he was assassinated by three men with ties to the Nation of Islam.)

    Sekedar sharing, saya punya teman orang UK (baca: dari barat), usia akhir 20-an, single, dia cerita sudah beberapa tahun belakangan dia ngga merayakan valentine dan Christmas, menurutnya kedua hari itu hanya membuatnya menjadi boros (boros temannya setan kan?) dan dihembuskan oleh “industri” coklat, kue, bunga dan mainan, yang notabene hanya untuk meningkatkan penjualan dan nilai barang dagangan mereka. Nah, hati-hati deh.. Valentine adalah budaya konsumerisme yang sudah “dikaburkan” dengan embel-embel “kasih-sayang”. Yang menyedihkan, setiap akhir bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, sebagian besar umat Muslim Indonesia juga terpengaruh “budaya” ini.
    Menurut saya, hal ini (plus valentine dan Christmas) ngga lebih daripada sekedar intrik ekonomi semata, yang dibuat oleh kaum Pagan…

    Makanya, ngga mau kan dibilang kaum yang ngga punya jati diri? atau orang-orang yang hanya bisa “ngekor”, ngga punya identitas? Ngga punya pegangan? kaum liberal? ngga bertuhan? dibilang “A”, ayo…dibilang “B”, manut aja… jangan-jangan diminta nyebur ke sumur, dengan dalih atas nama “cinta” oke-oke saja… please, deh, umat Muslim di Indonesia ngga bodoh kan?

    Ngga usah takut dibilang ngga gaul kalo ngga ngerayain valentine — jauh lebih baik dibilang sebagai Muslim yang berpendirian plus berakidah kuat dan berwawasan daripada bisanya cuma “asal njemplak”.

    Jadi hati-hati, yang pintar-lah jadi Muslim Indonesia! Kita sudah pernah dijajah, dan sekarang kita belum “merdeka”..

    Untuk Infokita, bahas topik mengenai astrologi/ilmu ramal-meramal dong, seru tuh… Atau sudah pernah ya? Punten, kalau terlewat :p

    Wassalam,
    No-Valentine-No-Paganisme-Valentine is HARAM

  18. Avatar mz_ay
    mz_ay

    Assalamualaikum wr. wb.

    gue cm mo ngomong klo kasih sayang ada di semua agama, itu betul…..klo valentine adalah even tuk ngucapin kasih sayang, itu..? betul..? (betul menurut versi nasrani..etc kecuali islam yg jls ngelarang)….oleh karenanya kita seyogianya tidak ikut merayakan walau hanya sekedar ngucapin atau klo mo ngucapin mbok ya jgn bersamaan waktunya kan bisa di lain hari asal jangan di hari itu…karena hal itu lebih memberatkan or condong ke gol mereka….wong puasa aja kita ga boleh kayak yahudi padahal puasa itu dianjurkan dalam islam. contoh yahudi puasa hari sabtu..mbok kita dianjurkan puasa dua hari sabtu+ahad, atau jumat+sabtu…yg pnting kita beda ama mereka…begitu juga valentine day….ini jelas ritual bukan dari islam…..kalo anda tidak mempermasalahkan valentine day yg terjadi di umat islam….dengan dasar apakah anda mengeluarkan pendapat seperti itu, walau itu hak anda….yg baik belum tentu benar..dan yang baik di mata manusia belum tentu baik di mata ALLAH SWT dan itu adalah ajaran ISLAM yg HAQ dan tidak ada keragu-raguan di dalamnya…tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya….

    astaghfirullah….100x

    wassalamualaikum wr. wb.

  19. Avatar mand41l1nc
    mand41l1nc

    “sibermedik Berkata:
    15 Februari 2008 pada 11:35 pm

    @saktinasution
    two thumbs up! jazakumullah dah ‘mbantai’ GS..saya jengkel juga ma tuh orang..coba kalo hidup di jaman Rasulullah SAW, dah ditebas tuh leher ma Sahabat2 RA..salam ukhuwah..Wassalamualaikum.”

    Salam buat saudaraku Ass. wr. wb. sekali lagi bukan itu esensinya klo tebas menebas aku rasa umat islam yang bertato (kayak diambon yang berasal dari medan banyak mantan preman, alhamdulillah mereka dibukakan pintu hatinya)juga bakal siap (apalagi dia sadar klo mati jihad bakal masuk surga) untuk perang, tapi kembali lagi Agama Islam di beri Allah ke kita untuk menuntun kita agar menjauhi larangannya dan menjalankan perintahnya, sekaligus menjadi pemimpin di dunia yang rahmatan lil alamin (wew salah ga yah mohon maaf klo salah : silahkan koreksi red)….

    Komen aku ke GS bukan berarti melecehkan dia sebagai manusia, dia punya hak untuk mempercayai sesuatu, tapi GS juga harus ingat islam juga mempunyai hak untuk mempercayai sesuatu bahwa ada aturan2 maen yang telah dibuat oleh Allah (Tuhan loh yang membuat) untuk umatnya sekali lagi umatnya…..

    BTW thanx for GS wa dah lama ga komen kayak gini, lagi seru ma PHP and FreeBSD (lumayan nambah pahala ^_^ swet berhitung sama Allah)

    Regard’s

    saktinasution.wordpress.com

  20. Avatar onoramon
    onoramon

    @all

    Assalamu’alaikum Wr. Wb. (untuk saudara-saudaraku)

    Intinya untuk agama islam sendiri ntu sangat melarang untuk merayakan hari valentine bahkan hari-hari raya lainnya yang bukan milik islam, karena ntu sudah sangat bertentangan dengan akidah agama. untuk mengucapkan selamat pada mereka saja kita tidak diperbolehkan, apa lagi untuk merayakannya. ( g tau untuk except islam yah…..)

    Islam sudah banyak memiliki hari-hari yang dianjurkan untuk dirayakan dengan tujuan diantaranya mengambil hikmah yang terkandung pada isi sejarah-sejarah di tiap perayaannya. Kita seharusnya dapat mengoreksi diri kita masing-masing, apakah
    dalam diri kita sudah sering berbuat/merayakan hari-hari besar islam yang tercinta ini dengan baik dan benar??? (Ngapain kita ngurusin hari besar mereka…?) dan sebagai orang islam seharusnya kita sangat bangga dengan kompleksnya/lengkapnya aturan hidup yang telah dibuat sang Kholik dengan sangat sempurna ini, sehingga kita (khususnya muda-mudi) jangan cuma memikirkan hal-hal yang menyenangkan sesaat saja dan mencela aturan yang sudah ada, karena Alloh SWT telah membuatnya dengan penuh pengertian kepada umatnya dengan mempertimbangkan baik buruknya jauh sebelum manusia ada,(ketika Alloh SWT mau menciptakan Nabi Adam AS, awalnya para malaikat protes, karena manusia merupakan makhluk perusak, tetapi dengan kekuasaan Alloh SWT mereka tidak berhak melarangNya, karena Alloh SWT adalah maha tahu di atas segalanya).
    dengan segala rencananya yang sangat terstruktur dan baik. kita seharusnya bersyukur, di mana dalam kehidupan kita, kita
    telah diberi memiliki pedoman yang sempurna (Al-Qur’an & Al-Hadist). jika kita semena-mena dengan aturan hidup ini kita tidak akan sanggup menggantikan hukum Alloh (walau satu). Hukum Alloh SWT berlaku hingga kapanpun (sampai akhir jaman).

    Jadi untuk para pemuda islam, seharusnya kita selaku sebagai aktivis islam untuk menyebarkan akidah yang benar (minimal
    untuk diri dan kalangan di sekitar kita dulu / alias memperbaiki diri dulu), jangan melihat “banyak teman juga yang ngikut
    ngerayain kok, klo g gtu g gaul donk…?” klo loe-loe kaum muda berpikir kaya gitu, sebenernya loe sendiri yang gak GAUL amat
    ama agama loe sendiri…

    saya setuju banget dengan komentar “Adonara (f)”, perayaan-perayaan kaya gitu hanya buang-buang duit doang. Coba kalau kita
    (Orang islam) ngerayain Hari raya idul fitri (contohnya). kita tidak diajarkan untuk hura-hura, bahkan kita disuruh untuk
    berbagi dengan umat islam lainnya yang kuarng mampu di saat malam sebelum hari H, dengan tujuan ketika hari H berlangsung,
    tidak ada saudara-saudara kita yang tidak merasa bahagia/terlantarkan. (ini dilakukan setelah kita melakukan ibadah puasa selama sebulan penuh pada bulan Ramadhan “Bukan 40 hari”).
    mengapa islam mengajarkan bahkan memerintahkan pada umatnya untuk melakukan ibadah puasa, itu bertujuan untuk mendidik kita
    dan memikirkan bagaimana rasanya lapar dan haus sebagaimana yang dialamai oleh orang-orang yang belum mampu, jadi bukan
    semata-mata tidak ada gunanya… (comment from God sent me “trus Idul Fitri/Lebaran abis 40 hari puasa itu apa??)

    dengan merasakan sebagian kepahitan orang-orang kurang mampu, sehingga kita tidak menjadi sombong, dengki atau yang lainnya. Dengan menyadari atas segala kekurangan setiap orang maka pada hari raya idul fitri diadakan saling memaafkan secara serempak yang dilakukan oleh semua umat islam, yang mana mungkin pada hari-hari biasa kita disibukkan oleh pekerjaan kita, sehingga setiap tahun kita meluangkan waktu untuk saling memaafkan, bukannya hanya setahun sekali kita memaafkan orang, tetapi itu hanya sebagai simbol rukunnya umat dikalangan islam…. (last comment from God sent me “MINTA MAAF SETAUN SEKALI aja blagu sok ngomongin agama lain”).

    dan yang paling memalukan adalah kata-kata “NGACA DULU SEBELUM MENGHAKIMI AGAMA LAIN MAS!!!!!!!!!” …..
    tolong, pikirkan dulu sebelum berkata, karena kata-kata yang anda keluarkan tidak dapat ditelan kembali. Hal ini yang sebetulnya dapat menimbulkan perpecahan. (last comment in 14 Februari 2008 pada 5:52 pm: “justru orang seperti anda anda ini yang akan membawa perpecahan di kalangan pemeluk agama”).

    Di sini kami hanya memberikan perinngatan atau saling mengingatkan antar umat islam, dimana dalam ajaran kami tidak ada yang mengajarkan untuk sembarangan memberikan ucapan “selamat hari….” seperti yang God sent me katakan. saya nggak tahu bagaimana dengan ajaran Anda…

    Intinya, kami hanya saling mengingatkan…………

    terima kasih… banyak salah mohon dimaafkan.

    Wa’alaikumsalam Wr. Wb.

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca